Bawa Obat G, Karyawan Toko Roti Diciduk – Palopo Pos
Kriminal

Bawa Obat G, Karyawan Toko Roti Diciduk

PALOPO— Warga Binturu, Kota Palopo, berinisial AN (16) diamankan aparat Polres Palopo, Kamis 8 Februari 2018, sekira pukul 22.30 Wita. Anak Baru Gede (ABG) yang juga karyawan sebuah toko roti ditangkap petugas karena memiliki obat terlarang jenis tramadol.

Remaja tersebut dibekuk saat nongrong di Jalan Andi Djemma, samping sebuah show room mobil. Saat itu, AN berusaha mengelambui petugas dengan cara membuang barang bukti, namun seorang petugas melihatnya. Kemudian petugas mengambil bungkusan yang dibuangnya, lalu petugas membukanya dan menemukan tujuh butir obat daftar G merk tramadol dalam bungkusan plastik kecil.

Saat diinterogasi penyidik Sat Narkoba Polres Palopo, AN mengaku obat terlarang itu merupakan titipan teman. “Obat itu hanya dititip temanku, tapi saya juga sempat menelan satu butir,” akunya. AN juga mengaku baru sebulan bekerja di toko roti yang berlokasi di Jl Andi Kambo, Kota Palopo.

Kasat Narkoba Polres Palopo AKP Maulud membenarkan penangkapan anak di bawah umur terkait kepemilikan obat-obatan terlarang. “AN ditangkap ketika petugas melakukan patroli malam. Saat bergerak ke Jl. Jendral Sudirman, disitulah AN ditangkap karena diduga melakukan penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” kata Kasat Narkoba, Jumat, 9 Februari siang kemarin.

Setelah menjalani pemeriksaan, AN tentunya bersyukur karena tidak diproses hukum. Namun demikian, An tidak dibolehkan pulang ke rumah orangtuanya tapi harus menjalani pendidikan di Pondok Padepokan Binaan Kapolres Palopo untuk menimba ilmu dan belajar memperbaiki iman dan akhlak. “Karena AN masih dibawa umur, kita membawanya ke Pondokan. Setelah keluar dari pondokan dan mengulangi lagi perbuatannya maka AN harus ditahan kemudian diproses berdasarkan hukum yang berlaku,” tandas Kasat. (him/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top