DPRD Sahkan Tiga Perda Baru – Palopo Pos
Luwu

DPRD Sahkan Tiga Perda Baru

BELOPA—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu mengesahkan tiga jenis ranperda menjadi perda. Ketiga perda baru tersebut adalah Perda Perlindungan Lahan Sagu, Perda BUMDes, dan Perda Badan Permusyawaratan Desa.

Saat ini sejumlah pansus DPRD masih membahas banyak rancangan peraturan daerah, baik yang merupakan hak inisitif anggota DPRD Luwu maupun yang diserahkan eksekutif. Untuk awal tahun 2018 ini, DPRD telah menetapkan hasil pembahasan tiga jenis ranperda.

“Untuk ranperda yang kita tetapkan menjadi perda yakni yakni Perda perlindungan lahan sagu, perda BUMDes dan perda soal badan permusyawaratan desa. Mudah-mudahan dalam waktu dekat lebih banyak lagi perda baru yang disahkan,” kata Wakil ketua DPRD Luwu, Arifin Andi Wajuanna usai penetapan, Kamis 8 Januari 2018.

Sementara itu, Ketua Baleg, Baso SH mengatakan pihaknya masih membahas beberapa ranperda lainnya yakni ranperda pengelolaan kekayaan daerah. “Sementara untuk ranperda masyarakat adat juga akan kita bahas, kami dari baleg sudah menyurat kemasing-masing fraksi untuk mengusulkan anggotanya,” jelasnya.

Terkait rampungnya pembahasan Perda pengangkatan BPD agar segera ditindaklanjuti, mengingat perda ini akan menjadi acuan bagi desa yang baru saja melaksanakan pilkades serentak untuk memilih ketua dan anggota BPD.

“Perda ini merupakan tindak lanjut dari lahirnya UU nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, Jadi semua yang berkaitan dengan BPD agar diatur dalam. Karena didalamnya sudah detail, misalnya soal pengangkatan staf BPD serta tugas masing-masing ketua sekretaris dan anggota, semua itu harus diatur diperda,” tandas politisi Gerindra itu.

Anggota DPRD Luwu lainnya, Bahar mengatakan salah satu pasal penting dalam perda itu mengatur soal syarat pengangkatan BPD yang harus berijasah minimal SMP.

“Kalau dulu pengangkatan BPD dasarnya adalah ketokohan masyarakat, untuk kedepan harus berijasah minimal SMP. Yang terpenting diharapkan adanya SDM yang dapat bekerja maksimal,” urainya.

Terkait penetapan ranperda tersebut, Wakil Bupati Luwu Amru Saher mengapresiasi pihak DPRD Luwu yang telah bekerja melakukan pembahasan ranperda itu menjadi peraturand aerah yang disepakati bersama.

“Selanjutnya kita akan tindaklanjuti perda ini, dan hal itu akan menjadi tugas pemerintahd aerah khususnya SKPD masing-masing untuk menindaklanjuti kesepakatan antara eksekutif dan legislatif,” ujarnya usai penetapan kemarin. (fan/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top