Negeri Mandiri Ekonomi di Jazirah Utara – Palopo Pos
Luwu

Negeri Mandiri Ekonomi di Jazirah Utara

* Cakka-Amru Gelontorkan Puluhan Miliar Bangun Pasar Modern Tradisional

BELOPA—Dibawah kepemimpinan Bupati Luwu HA Mudzakkar dan Wakil Bupati Luwu H Amru Saher, Kabupaten Luwu terus melakoni pembangunan demi kesejahteraan masyarakatnya. Daerah di dataran jazirah utara Sulawesi Selatan ini, memperingati HUT ke-12, tampil sebagai daerah yang memperlihatkan karakter kemandirian ekonomi

Dengan visi ingin menjadikan Kabupaten Luwu yang maju, mandiri, berdaya saing dan bernuansa religius, Bupati Luwu HA Mudzakkar terus menakhodai pembangunan didaerah ini. Salah satu upaya yang dilakukan sosok Andi Mudzakkar untuk mewujudkan visi diatas yakni, melakukan revitalisasi dan membangun pusat perkekonomian masyarakat, yaitu pasar tradisional yang ada di sejumlah kecamatan

” Dalam kurun waktu sejak tahun 2010 kami memang berupaya membangun dan merevitalisasi pasar tradisional, karena kami sadar, nadi perekonomian masyarakat di Kabupaten Luwu ada di pasar tradisional. Kami ingin pasar tradisional tetap lestari dan bahkan selamanya bisa menjadi sumbu perekonomian rakyat, ” Ungkap Bupati Luwu HA Mudzakkar kepada harian ini Palopo Pos, Jumat kemarin

Cakka, sapaan akrab Andi Mudzakkar nampaknya tidak main-main dalam mendorong roda perekonomian di masyarakat agar terus bergerak dinamis, puluhan miliar anggaran dialokasikan demi merevitalisasi pasar tradisional di Bumi Sawerigading ini, baik pasar tradisional yang ada di kecamatan maupun yang ada di Ibukota Belopa.

” Jika dihitung-hitung, kita sudah membangun dan merevitalisasi pasar tradisional hingga mencapai Rp65 miliar, termasuk kita bangun pasar besar Belopa di kelurahan Sabe, Pasar tradisional Cilallang, Pasar tradisional Bonepute, Padang Sappa, Pasar tradisional Kecamatan Latimojong. Dengan membangun pasar ini kita berharap bisa mendorong laju perekonomian dan bermuara pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Luwu, ” Ungkap Cakka

Bahkan hingga Jumat (9/1) kemarin, salah satu pasar tradisional modern di Kecamatan Larompong diresmikan pemanfaatannya oleh Wakil Bupati Luwu H Amru Saher, yang didampingi Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir, Asisten I Pemkab Luwu, Andi Muzakkir, Kadis Perdagangan, Hj Wahida, Kajari Belopa, Gede Edy Bujayanasa, Kasatpol PP, Andi Iskandar, Kepala BPBD, Jidah, Kadis Perikanan, Andi Fatahillah, Kabag Humas Pemkab Luwu, Ansir Ismu, serta Para Pedagang

” Pasar tradisional ini secara simbolis akan diresmikan Gubernur Sulsel, Sabtu (10/2) besok. Kita hadir untuk melakukan peresmian pemanfaatannya, ” Ungkap Wabup Luwu H Amru Saher seraya mengatakan pasar tradisional ini kiranya dapat lebih menodorng laju pertumbuhan ekonomi di kecamatan Larompong dan wilayah zona I Luwu secara umum.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, Hj Wahida, S.Sos, M,Si, Jumat kemarin mengatakan, pasar yang dibangun dengan dukungan anggaran pusat (dana perbantuan) Kementerian Perdagangan sebesar Rp. 6 miliar ini, memiliki fsilitas yang tergolong lengkap yang dibangun diatas areal eluas 17,565 meter persegi.

” Di Pasar tradisonal modern Larompong ini ada 196 petak kios, satu bangunan kantor, ATM center, klinik kesehatan, pos ukur, pos jaga, musallah, tempat wudhu, tempat pemotongan hewan, dan rumah petugas jaga. Yang istimewa pasar ini dilengkapi ruang penitipan bayi dengan permainan anak, klinik kesehatan, dan tempat pemotongan hewan, serta fasilitas lainnya,” Ungkap Hj Wahidah seraya mengatakan Bupati Luwu HA Mudzakkar sangat menginginkan adanya sebuah pasar tradisonal yang bersih sehat dan higienis untuk masyarakat

Kabupaten Luwu dengan kekayaan sumber daya alam melimpah, mendapat perhatian dan apresiasi dari Konsulat Jenderal (Konjen) Australia Richard Matthews. Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Luwu H Amru Saher Kamis (8/2), Richard Mathews memprediksi, Kabupaten Luwu akan tumbuh menjadi daerah yangmampu mandiri secara ekonomi

” Pemerintah Australia hadir di Kabupaten Luwu dengan investasi dibidang pertambangan melalui PT Masmindo Dwi Area. Kami sangat optimis, jika pertambangan emas di Desa Ranteballa kecamatan Latimojong ini mampu berproduksi, maka daerah ini akan maju secara ekonomi, banyak lapangan kerja terbuka dan saya berharap mhasil pertabangan ini nantinya bisa memberi pemasukan devisa untuk negara, ” Ungkap Richard Mathews

Tidak hanya Konjen Australia Richard Mathews yang memuji kemajuan Kabupaten Luwu saat ini, pendakwah nasional Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber juga mengomentari hal serupa dihadapan ribuan masyarakat Kabupaten Luwu Rabu malam lalu

” Sungguh luar biasa daerah ini, kaya sumber daya alam, kaya dengan produksi buah-buahan, dan yang tidak kalah pentingnya daerah ini aman dan damaidan itu modal utama untuk kemajuan daerah ini. Saya memuji uapya Pemkab Luwu Bupati Luwu HA Mudzakkar yang ingin menjadikan daerah ini sebagai daerah penghasil hafidz Al Qur’an. Sungguh, keindahan dan keramahan daerah ini membuat saya ingin kembali ke daerah ini dan mengambil waktu dua hingga tiga hari mengelilingi Kabupaten Luwu, ” Kata Ali Jaber. (and/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top