Ansar Klarifikasi Nama Korban Pemukulan di Tobulung – Palopo Pos
Kriminal

Ansar Klarifikasi Nama Korban Pemukulan di Tobulung

PALOPO— Korban pemukulan di Jalan Cendara, Kelurahan Tobulung, Kecamatan Bara, tepatnya dekat pekuburan To’bulung pada 1 Februari 2018 malam lalu, ternyata bukan Ansar (25) warga
Lingkungan Madura, Kel. Lamasi, Kabupaten Luwu. Nama korban yang sebenarnya adalah He (inisial) warga Lingkungan Madura (bukan Wiwitan), Kelurahan Lamasi.

Hal itu diungkapkan Ansar di kantor redaksi Palopo Pos, Jumat, 9 Februari 2018 kemarin. Ia mengklarifikasi nama korban dalam pemberitaan koran ini berjudul “Ganggu Istri Orang, Pemuda Lamasi Babak Belur”. Dalam berita itu disebutkan nama korban adalah Ansar (25) warga asal Desa Wiwitan, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu.

”Bukan saya korbannya. Alamatnya juga keliru. Yang benar adalah korban bernama He (inisial). Alamatnya juga bukan di Desa Wiwitan, tetapi di Lingkungan Madura Kelurahan Lamasi,” kata Ansar didampingi salah seorang saudaranya kepada Palopo Pos.

Menurut Ansar, ketika korban pengeroyokan He sudah sadar di RS Mujaisah Balandai, maka orang pertama yang dihubungi suster yang menanganinya atau pihak rumah sakit adalah Ansar, teman sekaligus tetangga He. Kemudian Ansar juga meluruskan asal mula pengeroyokan yang dialami He.

Menurut Ansar, ia sudah melihat isi chat He dengan seorang perempuan. Perempuan tersebut mengaku jomblo. Lalu janjian ketemuan di lorong SMA 4 Balandai tetapi tidak ketemu. Lalu janjian lagi ketemu di Jalan Lingkar. Juga tidak ketemu dengan perempuan dimaksud.

Kemudian ada pria yang minta tolong kepada He untuk ditendang (didorong) motornya ke Rampoang, dan He menyanggupinya. Tiba di dekat pekuburan To’Bulung Kec. Bara, sudah ada empat orang menunggu dan mengeroyok He. Belakangan baru diketahui, bahwa perempuan yang ditemani He chat, adalah laki-laki atau suami dari perempuan yang mengaku jomblo.

”Jadi kami luruskan, He tidak ada maksud mengganggu istri orang. Tapi perempuan itu yang mengaku jomblo,” ucap Ansar.

Ansar juga mengatakan bahwa kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Antara kedua pihak menandatangani surat pernyataan di atas materai. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top