Luwu Pioner Pembangunan di Sulsel – Palopo Pos
Utama

Luwu Pioner Pembangunan di Sulsel

*SYL: Terima Kasih Andi Cakka! 

BELOPA –— Peringatan Hari Ulang tahun (HUT) ke-12 Ibukota Belopa Sabtu 10 Februari 2018, meriah bercampur rasa haru. Betapa tidak, tanpa kehadiran Bupati Luwu HA Mudzakkar di tengah 10-ribuan masyarakat Kabupaten Luwu Gubernur Sulawesi Selatan DR H Syahrul Yasin Limpo SH, MSi, MH menaruh harapan besar untuk kemajuan daerah berjuluk Bumi Sawerigading ini.

Saat memberikan sambutan, di hadapan Yang Mulia Datu Luwu HA Andi Maradang Machulau Opu To Bau, Wakil Bupati Luwu H Amru Saher, para pejabat kepala daerah tetangga, unsur Muspida Pemkab Luwu, serta ribuan masyarakat Luwu, SYL mengatakan, Kabupaten Luwu ini ibarat tubuh yang harus digeneral chek-up, apabila seluruh organ tubuh berfungsi normal, maka kondisi tubuh itu akan sehat dan mampu berolah raga bahkan berlari kencang.

“Hari Jadi Ibukota Belopa ini bukan sebatas kegiatan seremonial bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Luwu, tetapi harus dijadikan general check-up. Saya yakin sekali di bawah kepemimpinan Bupati Luwu Andi Cakka, denyut jantung Kabupaten Luwu cukup stabil. Sehingga, Luwu ini bisa lari kencang dan tampil percaya diri menjadi salah satu daerah pioner pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Sulwesi Selatan,” ungkap SYL di tribun utama lapangan Andi Djemma Belopa.

Gubernur Sulsel dua periode ini mengatakan, di bawah kepemimpinan Bupati Luwu HA Mudzakkar dan Wakilnya, H Amru Saher, Kabupaten Luwu mampu menjadi lokomotif pembangunan di jazirah utara Sulawesi Selatan. “Andi Cakka telah meletakkan pondasi pembangunan yang berpihak serta menguntungkan rakyat di Luwu. Cakka tampil sebagai memimpin bijaksana, berbudaya, dan menjaga nilai-nilai spiritual, serta adat dan budaya, sehingga Luwu berkembang luar biasa dalam kurun waktu hampir 10 tahun,” kata SYL.

Mantan Bupati Gowa dalam kesempatan tersebut juga banyak menyinggung kehebatan rakyat Luwu seperti yang dikisahkan epos naskah I La Galigo yang telah mendapatkan pengakuan dunia internasional Unesco sebagai warisan budaya dunia.
“Kisah dalam naskah I La Galigo banyak menceritakan kehebatan orang Luwu. Di sana, diajarkan bagaimana budaya itu hidup dengan perangkat hukum adat dan kebijaksaannya. Filosofi Pajung atau payung itu saja kalau kita mampu maknai, betapa orang Luwu mampu tampil menjadi orang yang bijaksana dan mampu menaungi.

Masyarakat Luwu menjadi sosok yang patuh dengan aturan budaya dan agama. Dan Luwu di bawah kepimpinan Andi Cakka selama hampir 10 tahun ini sangat hebat,” kata SYL.

SYL dengan suara yang sangat terharu, bahkan meneteskan air mata mengatakan, Andi Cakka bersama masyarakat Luwu dalam 10 tahun sudah ikut berkontribusi untuk kemajuan Provinsi Sulsel, dan ada dalam bagian dari keberhasilan Pemprov Sulsel mengoleksi 239 penghargaan, termasuk di dalamnya penghargaan dunia, dari Naskah I Lagaligo yang mendapatkan lembaga dunia Unesco.

Di ujung sambutannya, pada peringatan HUT ke-12 yang sempat diguyur hujan deras tersebut, SYL juga mewakili Andi Cakka, berpamitan dan mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Luwu, karena HUT ke-12 Ibukota Belopa ini begitu meriah dan menjadi salah satu upacara terbesar yang pernah ia ikuti sebagai Gubernur Sulsel.

“Hari ini mungkin matahari bisa bersembunyi, tetapi yakinlah cahayanya tidak akan berlari darimu. Ia akan tetap hadir memberi kerahmatan, dan kehidupan harus tetap kita jalani. Untuk itu, saya mau katakan, don’t stop kita jalani kehidupan ini. Saya akan berhenti untuk sementara waktu di April mendatang. Demikian pula Bupati Luwu Andi Cakka. Terima kasih Andi Cakka yang sudah berupaya memberikan kebaikan untuk masyarakat Luwu.

Dan saya titipkan kepada aparat keamanan TNI dan Polri untuk daerah ini, saya titipkan agar daerah ini dapat melaksanakan Pilkada aman dan damai untuk menghadirkan matahari baru,” kata SYL dengan mimik penuh terharu dengan nada suara yang berat.

Sementara itu, Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher mengatakan, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Luwu memberi apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, dimana sosok Gubernur dua periode ini selalu menghadiri HUT Ibukota Belopa selama kurun waktu 10 tahun ini.

“Terima kasih Pak Gub, Bapak selalu hadir dalam perayaan HUT Ibukota Belopa dan Hari Jadi Tana Luwu. Kami berharap bapak bisa hadir lagi dalam kesempatan yang lain, bukan lagi sebagai Gubernur Sulsel, tetapi sebagai salah satu menteri di Kabinet Republik Indonesia kelak,” tutur Amru Saher yang disambut aplaus ribuan undangan.

Lebih lanjut Amru Saher mengatakan, di bawah kepemimpinan Bupati Luwu HA Mudzakkar, Kabupaten Luwu berupaya mewujudkan visi daerah yang maju mandiri, berdaya saing, dengan tetap mengedepankan aspek budaya dan kekeluargaan dan gotong-royong untuk meraih kemajuan.

“Bukti kebersamaan dan kedekatan Bupati Luwu Bapak HA Mudzakkar kepada masyarakatnya, pada Hari Jadi Ibukota Belopa ini, meskipun beliau tidak hadir karena dalam kondisi kurang sehat, atas idenya pula dilaksanakan rangkaian kegiatan yaitu festival kuliner.

Dengan tema Sisola ki kumande antara pemerintah dan masyarakat. Itu menjadi bukti beliau sangat dekat dengan rakyatnya,” kata Amru Saher, seraya mengatakan, HA Mudzakkar, juga berpesan permohonan maaf serta memohon doa restu untuk maju di pilgub Sulsel, serta berpesan untuk menjaga stabilitas keamanan dan tetap hubungan silaturahmi dalam pilkada dan masyarakat Luwu harus menjadi masyarakat berbudaya dalam berdemokrasi.

Sesudah menyampaikan sambutannya, Amru Saher menghadiahkan sebilah badik khas Luwu kepada Gubernur SYL.
Dan setelah SYL memberikan sambutan dilanjutkan penandatanganan prasati peresmian sejumlah kegiatan fisik, dan memberikan bantuan di bidang pertanian kepada dinas pertanian dan kelompok tani serta, dilanjutkan dengan kegiatan makan bersama di stand SKPD dan Camat yang digelar di jalur II depan kantor Bupati Luwu.(and/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top