AMPG Bantu Korban Kebakaran di Arusu – Palopo Pos
Luwu Utara

AMPG Bantu Korban Kebakaran di Arusu

MALANGKE BARAT — Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Luwu Utara melakukan aksi kemanusian dengan menyambagi dan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Arusu Kecamatan Malangke Barat, Senin 12 Februari 2018.

Kegiata aksi kemanusian diberi nama AMPG Peduli. Dipimpin langsung Ketua Umum AMPG Luwu Utara, Muhammad Ichsan Lussa didampingi Pengurus AMPG Luwu Utara.

Muhammad Ichsan Lussa usai menyerahkan bantuan mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian AMPG dalam masyarakat yang mengalami musibah.

”Kita lakukan sebagai aksi sosial dan kemanusiaan.

Di HUT ke-16 ini kita manfaatkan dengan menyambangi keluarga kita yang mengalami musibah, serta memberikan bantuan ala kadarnya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban kebakaran,” jelas Ichsan sapaan akrab Ketua AMPG Luwu Utara.

Menurutnya, AMPG akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Masih kata Ichsan, AMPG di usia ke-16 ini tentunya akan selalu memberikan yang terbaik buat bangsa dan negara, serta aktif memberikan kontribusi pembangunan di daerah.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua rumah di Desa Arusu Kecamatan Malangke Barat hangus terbakar dilalap si jago merah, Jumat, 9 Februari 2018 sekitar pukul 23.00 Wita.

Mendengar adanya rumah warga kebakaran, Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola, Kapolsek Malangke AKP Sosang, Camat Malangke Barat, Sulpiadi serta Kepala Desa (Kades) Arusu Gunawan langsung meninjau lokasi kebakaran.

Kapolsek Malangke, AKP Sasong mengatakan, penyebab kebakaran dua unit rumah warga di Dusun Lettekang, Desa Arusu, Kecamatan Malangke Barat. Yakni disebabkan api dari kompor gas. Dimana pada saat memasak air dan akhirnya dia lupa kalau dia sedang memasak air, sehingga panci tempat masak air bocor diduga akibat api kompor gas dan api pun semakin menjalar melalap bahan yang mudah terbakar.

Masih kata Kapolsek, rumah warga yang terbakar yakni Ijema (45) dimana rumah kayu atap seng ukuran dan rumah milik H Beddu (57).

Kapolsek Malangke menjelaskan, kronologis kejadian pada saat itu ibu Ijema sedang tidur di dalam kamar, tiba-tiba merasa kepanasan sehingga terbangun dan melihat api mulai merembet dari ruangan dapur, maka korban keluar dari rumah. Api kemudian membesar dengan cepat membakar habis rumah tersebut dan kemudian merembet dan membakar habis rumah H Beddu yang terletak 7 meter di sampingnya.

Menurut keterangan warga, di rumah Ijema berjualan bensin dan tabung gas sehingga diperkirakan mempercepat membesarnya kobaran api. Sedangkan rumah H Beddu merupakan pondok kebun yang dihuni oleh pekerja kebunnya Wawan (31).

Masih kata Sasong, api dapat dipadamkan seluruhnya setelah personil Pemadam Kebakaran (Damkar) sebanyak 3 unit tiba di lokasi.

Tidak terdapat korban jiwa akibat peristiwa tersebut sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 Juta. (jun/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top