Polisi Bersenjata Amankan Pencabutan Nomor Urut – Palopo Pos
Utama

Polisi Bersenjata Amankan Pencabutan Nomor Urut

PALOPO — Pencabutan nomor urut pasangan calon akan digelar hari ini. Dimulai pukul 16:00 Wita, di gedung SCC Palopo. Kegiatan yang melibatkan ratusan tim dan massa partai pengusung kembali menyita perhatian aparat kepolisian dan TNI. Mereka kembali siaga. Polisi bersenjata siap mengamankan jalannya pencabutan nomor urut tersebut.

Polres dibackup TNI sudah siap dengan pasukannya.
Sebanyak 300 personil dan 1 peleton pasukan brimob siap mengamankan agenda pencabutan nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota Palopo, Selasa 13 Februari 2018, hari ini.

Kapolres Palopo, AKBP Taswin, yang dihubungi Palopo Pos, mengatakan, sekaitan dengan pengundian nomor urut calon, kurang lebih 300 personil yang disiapkan untuk pengamanan. Ia merinci, 1 peleton brimob dari Baebunda. ”Jadi, 300 personil termasuk gabungan dari semua unit. Intelkam, reskrim, shabara, sat lantas, serta anggota dari polsek-polsek yang ada di Kota Palopo,” ujar kapolres, Senin 12 Februari 2018, siang kemarin.

Ia sendiri sudah koordinasi dengan KPU dan masing-masing paslon. Kata dia, masing-masing pasangan calon akan membawa massa sehingga pengamanan dibagi tiga. Ada di dalam gedung saat proses pencabutan nomor urut, depan atau halaman gedung, dan sekitaran gedung SCC. Tak hanya itu, saat memasuki kantor KPU, baik relawan maupun tim sukses serta pendukung akan dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Palopo menggunakan sistem pengamanan ploting. Artinya, yang berjaga dalam gedung menggunakan baju preman, depan dan sekitar kantor berpakaian dinas.

“Penjagaan ketat ini dilakukan semata-mata untuk ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya pengundian nomor urut,” paparnya. Untuk jumlah anggota yang berjaga di dalam kantor sekitar 8 sampai 10 orang, selebihnya disebar di luar gedung. ”Kami juga telah meminta kepada penyelenggara pemilu agar memasang kamera pengintai. Saol sniper atau penembak jitu kami tidak siapkan,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau massa tidak bikin ricuh saat agenda pencabutan nomor urut berlangsung, karena petugas tidak segan-segan bertindak tegas jika massa melakukan onar di gedung. “Yang ricuh kita tangkap kemudian akan menjalani proses hukum yang berlaku. Saya imbau agar massa masing-masing paslon tenang mengikuti saat agenda pengambilan nomor urut berlangsung,” imbuh kapolres.(him/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top