Silakan ‘Tarung’ Secara Sehat – Palopo Pos
Utama

Silakan ‘Tarung’ Secara Sehat

* Head to Head di Pilkada Luwu dan Palopo

PALOPO — Pilkada Luwu dan Palopo memasuki babak baru. Kemarin, KPU sudah menetapkan pasangan calon (paslon) yang siap bersaing. Ya, head to head bakal tersaji di Juni 2018. Ini bisa panas, bisa juga adem ayem. Para paslonya ikut diuji. Harus berjiwa negarawan, mesti komit menghadirkan rasa aman.

Makanya, KPU di plenonya mengingatkan mereka supaya berpilkada damai dan bermartabat. Silakan “tarung” secara sehat.

KPU Palopo dan Luwu menetapkan pasangan calon (paslon) peserta pilkada serentak 27 Juni 2018, mendatang. Di Palopo, KPU menetapkan Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (Juara) dan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Ome-Bisa) sebagai peserta pemilihan walikota dan wakil walikota Palopo. Di Luwu, KPU menetapkan Basmin Mattayang-Syukur Bijak dan Patahuddin-Emmy Tallesang peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Luwu 2018.

Di Palopo, lima komisioner KPU menggelar pleno tertutup. Dimulai pukul 13:00 WIta, di ruang media centernya.
Usai pleno tertutup, KPU dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan TNI langsung menggelar konfrensi pers. Mereka mengumumkan hasil pleno tersebut secara terbuka tanpa dihadiri pasangan calon.

Pengumuman hasil pleno dipimpin oleh Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar, didampingi empat komisioner lainnya, Amran Anas, Samsul Alam, Faisal, dan Faisal Mustafa. Hadir pula dua orang LO tim masing-masing paslon. Dari JUARA dihadiri Imam Pribadi dan Herman Saputra. Dari Ome-Bisa hadir Reski Azis dan Tandi Lantu Basri. Kemudian disaksikan komisioner Panwaslu Palopo, DR Asbudi Dwi Saputera, SH, M.Kn.

Keputusan KPU yang berisi tentang penetapan pasangan calon dibacakan oleh Samsu Alam, devisi teknis penyelenggaraan pilkada serentak. ”Pilwalkot Palopo akan diikuti dua paslon, yakni HM Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (Juara) dan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada (Ome-Bisa). Mereka sudah resmi sebagai pasangan calon di 2018,” kata Samsul.

KPU hanya menetapkan dua paslon. ”Karena mereka ini memenuhi semua unsur pencalonanya. Salah satunya jumlah kursi dari parpol yang ada di parlemen,” terang Samsul. Paslon JUARA diusung sembilan partai koalisi dengan total 20 kursi.

Perinciannya, Golkar (4 kursi), PKB (3 kursi), Demokrat (3 kursi), PDIP (3 kursi), PKS (1 kursi), PBB (1 kursi). Selanjutnya, PPP (1 kursi), NasDem (2 kursi), dan PAN (2 kursi). Kemudian Ome-Bisa diusung dua koalisi partai. Hanura (2 kursi) dan Gerindra (3 kursi).

”Untuk HM Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso dan Akhmad Syarifuddin Daud-Budi Sada resmi ditetapkan sebagai paslon peserta pilwalkot Palopo 2018,” papar Samsul.

Lanjutnya, setelah melalui berbagai tahapan, dua paslon ini sangat layak untuk mengikuti tahapan selanjutnya dalam pilwalkot Palopo. Kendati begitu, urai Samsu Alam, KPU sebelumnya menerima berkas pendaftaran tiga bakal paslon.

Hanya saja, KPU menilai satu di antaranya tidak memenuhi syarat pencalonan yang melalui jalur independen. ”Karena pasangan bakal calon Buya Andi Iksan-Andi Togelangi tidak mencapai target dukungan. Makanya, KPU menggugurkan pasangan bakal calon tersebut,” katanya.

Di pleno tersebut, tim LO dari Buya-Togelangi tidak diundang ke pengumuman hasil pleno penetapan paslon, karena dinilai tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan meski beberapa hari sebelumhya diketahui jika pasangan balon itu meleset dari target yang tidak dapat mencukupkan dukungannya 11.788.

“Kami memang sengaja tidak mengundang pasangan balon itu karena diketahui jika salah satu bakal peserta pilwalkot ini tidak memenuhi syarat. Secara aturan KPU tidak wajib mengundang pasangan balon itu untuk menghadiri penetapan paslon,” jelasnya.

Selain itu, KPU juga mengharapkan dengan ditetapkannya dua paslon itu dapat bersaing dan berkompetisi secara aman, sehat, dan bermartabat. Samsul dan komisioner KPU lainnya berharap paslon ini mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dalam berpilkada. ”Semoga pilwalkot Palopo ini para paslon bersaing dan menghindari gesekan,” imbuhnya.

Kata Samsul, boleh bersaing dalam meraih simpat. ”Silakan tarung secara sehat,” harapnya.
Apa tanggapan LO paslon Juara? Mewakili jagoannya di pilwalkot Palopo, Herman Saputra di penghujung acara sangat mengapresiasi keberadaan KPU yang sejauh ini melaksanakan tahapan pilwalkot secara maksimal.

“Penetapan paslon ini merupakan salah satu langkah terbaik dalam menyelesaikan salah satu tahapan. Oleh karenanya kami juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” katanya.

Demikian halnya LO tim Ome-Bisa, Reski Azis. Ia mengakui dan sangat menghargai proses penetapan paslon tersebut yang berjalan secara aman tanpa ada gesekan. Termasuk mengapresiasi pertarungan pilwalkot ke depan serta mengharapkan pertarungan secara sehat dengan ketentuan yang sudah diatur, termasuk mengharapkan KPU senantiasa berjalan pada aturan yang dan bersikap transparan.

“Saya kira inilah yang kita harapkan. Pilwalkot ini adalah ajang untuk menentukan calon pemimpin kita ke depan oleh karenanya mari kita berkompetisi secara sehat,” katanya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu menetapkan dua pasang calon bupati dan wakil bupati Luwu yang akan bertarung di pilkada Juni 2018 mendatang.

Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno yang dilaksanakan di ruang media center Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu. Paslon tersebut yakni Basmin Mattayang berpasangan Syukur Bijak dan Patahuddin berpasangan Emmy Tallesang.

KPU Luwu menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu tahun 2018, Senin 12 Februari 2018.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Luwu, Abd Thayyib, menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim paslon yang telah memberikan koordinasi dan komunikasi yang baik selama tahapan berlangsung. Serta ucapan terima kasih kepada mitra KPU yakni Panwaslu Luwu dan TNI-Polri yang terus memberikan pengamanan selama tahapan pilkada ini sehingga berjalan dengan kondusif.

“Kami menjalankan tahapan sesuai dengan yang kami pedomani yakni Undang-Undang Pilkada dan PKPU. Sesuai tahapan itu menjadi tanggungjawab kami. Setelah penetapan paslon diumumkan akan resmi menjadi pasangan calon, yang akan mengikuti tahapan selanjutnya,” ucap Abd Thayyib.

Dalam pembacaan penetapan dokumen syarat pencalonan dan calon paslon secara resmi dibacakan oleh Anggota Komisioner KPU Luwu, Divisi Teknis dan Penyelengaraan Pemilu, Suhaeb. Ia membacakan bahwa berkas dokumen syarat pencalonan meodel B1, B2, B3, B4 KWK parpol dan calon, Patahuddin-Emmy Tallesang dan Basmin Matayyang-Syukur Bijak memenuhi syarat.

Sementara itu, penetapan paslon bupati dan calon bupati Luwu pada Pilkada Luwu, berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Luwu nomor: 7 /PL.03.2-Kpt/7317/KPU-Kab/II/2018 tentang penetapan pasangan calon peserta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Tahun 2018.

Memperhatikan Berita Acara Rapat Pleno KPU Kabupaten Luwu nomor: 16/PL.02.3-BA/7317/K1.K2.K3.K4.K5/II/2018 tertanggal 12 Februari 2018, tentang penetapan pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Tahun 2018, KPU Luwu memutuskan dan menetapkan Pasangan Patahuddin, S.Ag berpasangan Emmy Tallesang MA dan Drs Basmin Mattayang, berpasangan Syukur Bijak sebagai peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Luwu tahun 2018.

Terkasit penetapan itu, tim pemenangan Patahuddin Emmy Tallesang, Kaimuddin, mengatakan terima kasihnya kepada segenap pendukung dan masyarakat Luwu atas suppornya sehingga KPU Luwu menetapkan pasangan ini sebagai calon bupati dan wakil bupati Luwu.

“Kami atas nama tim menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pendukung dan masyarakat Luwu. Sehingga dalam proses Pata-Emmy sehingga ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Luwu,” tandasnya.

Senada dengan itu, Ketua Tim Basmin-Syukur, Rusli Sunali, mengatakan penetapan itu merupakan langkah awal Basmin-Syukur untuk bertarung di pilkada Luwu. Selain itu, Rusli mengatakan penetapan itu merupakan hasil kerja keseluruhan tim.

“Ini merupakan kerja-kerja tim sejak proses awal mulai dari partai hingga keputusan KPU yang menetapkan kandidat kami sebagai calon bupati,” jelasnya. (fan-rul/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top