Dewan Sulsel Monitoring Pembangunan Jalan di Torut – Palopo Pos
Toraja

Dewan Sulsel Monitoring Pembangunan Jalan di Torut

RANTEPAO — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Surya Boby didampingi Kepala Lembang Buntu Lobo’ Julisa Tarru, melakukan monitoring pekerjaan peningkatan sejumlah jalan dan Samsat di Kabupaten Toraja Utara, Selasa, 13 Februari 2018.

Adapun jalan yang dilakukan monitoring oleh anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Demokrat ini, yakni pembangunan ruas jalan To’ Issong Uru, Lembang Buntu’ Lobo, Kecamatan Sanggalangi, Toraja Utara.

Kepada Palopo Pos, Legislator Perempuan Toraja ini mengatakan, kegiatan monitoring tersebut dilakukannya guna memaksimalkan fungsi pengawasan anggota dewan.

“Monitoring kali ini dilakukan berkaitan dengan evaluasi tahun angaran berjalan atau akhir kegiatan pekerjaaan APBD murni tahun 2017 dan berkaitan dengan APBD 2018,” ujar Surya.

Wanita yang terpilih dari daerah pemilihan Dapil 10 Tana Toraja dan Toraja Utara ini berharap, hasil evaluasi tersebut akan membantu dewan dalam menentukan skala prioritas program yang akan mendorong dalam pembiayaan tahun 2019 nanti.

“ Semua bantuan pemerintah provinsi telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan masyarakat berharap bantuan seperti ini terus diberikan,” ujar Anggota Komisi C DPRD Sulsel ini.

Kehadiran Politikus DPRD Sulsel ini disambut baik oleh beberapa masyarakat, mereka menyebut Surya Boby adalah legislator yang memiliki kepedulian terhadap konstituennya.

“Dengan adanya jalan tani ini akses semakin mudah, membawa alat-alat pertanian dan hasil panen semakin gampang diangkut, masyarakat tidak membutuhkan tenaga ekstra seperti sebelum jalan tani ini dibangun,” ucapnya.

kegiatan monitoring merupakan salah satu tugas pokok DPRD, yaitu menjalankan fungsi pengawasan. Hal ini juga tindak lanjut dari tanggapan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Sulsel, yang telah disampaikan melalui rapat paripurna di DPRD Sulsel beberapa waktu lalu.

“Jadi, mengenai realisasi dan hasil itu harus jelas, bernilai manfaat bagi masyarakat banyak. Kemudian kekurangan-kekurangannya akan menjadi catatan bagi tahun anggaran selanjutnya,” tutup srikandi Toraja ini. (cr3/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top