UMKM Yang Mau Sertifikat Gratis, Plis ke Diskop – Palopo Pos
Ekonomi

UMKM Yang Mau Sertifikat Gratis, Plis ke Diskop

PALOPO-– Tahun 2018, Pemkot Palopo melalui Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) memprogramkan bantuan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah (SHMAT) gratis kepada 200 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Yang berminat, plis ke Diskop. Pendaftaran berakhir 28 Februari 2018.

Menurut Kepala Diskop-UKM Palopo, Karno SSos kepada Palopo Pos di ruang kerjanya, Selasa, 13 Februari 2018 kemarin, pendaftaran bantuan sertifikat gratis ini dibuka sejak 1 Februari 2018 lalu. Hingga kemarin, yang mendaftar mencapai 100 UMKM.

”Masih ada kuota kosong 100 sertifikat,” katanya.
Adapun syarat untuk mendapatkan SHMAT gratis yakni pelaku UMKM yang dibuktikan dengan surat keterangan usaha dari kelurahan, tanah yang akan disertifikatkan tidak memiliki sertifikat induk dan tidak dalam sengketa, bukan PNS, foto kopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang telah dilegalisir, foto kopi PBB yang telah dilegakisir, dan alas hak seperti kuitansi pembelian, Akte Jual Beli (AJB), dan surat warisan atau penyerahan hak.

”Luas tanah yang diajukan maksimal 2 hektar atau 2000 meter persegi. Kalau lewat dari 2 hektar, akan dikenakan BPHTB,” terang Karno.

Program bantuan sertifikat gratis bagi UMKM ini sudah berjalan sejak tahun 2014. Setiap tahun Kota Palopo mendapat jatah 100 persil. Kecuali tahun 2017 lalu, tidak ada bantuan sertifikat gratis untuk Palopo. Namun pada tahun 2018, Palopo kembali mendapat jatah 200 persil sekaligus.

Maksud dari bantuan sertifikat gratis yakni sebagai solusi bagi pelaku UMKM yang mengalami kendala mendapat kredit usaha lantaran tidak memiliki agunan. Dengan adanya sertifikat ini, maka UMKM bisa mengakses pembiayaan usaha kepada lembaga keuangan seperti perbankan.

Sedang tujuannya, untuk memberikan kekauatan hukum atas kepemilikan hak atas tanah bagi pelaku UMKM, memfasilitasi penyediaan asset yang dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh modal usaha.

Meningkatkan kepastian dan keberlangsungan penerima manfaat tahapan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara umum seperti identifikasi penerima manfaat, peningkatan kapsitas kelembagaan (penguatan koperasi), pendampingan usaha, peningkatan kualitas SDM penerima manfaat, pengembangan disefikasi usaha, fasilitas akses permodalan, dan penguatan basis data. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top