Akhirnya Warga Bertindak Sendiri – Palopo Pos
Kriminal

Akhirnya Warga Bertindak Sendiri

* Tangkap dan Hajar Pencuri HP di Jl. Rambutan

PALOPO-– Warga akhirnya bertindak sendiri untuk memberi “pelajaran” kepada pencuri Handphone (HP) yang beraksi di Jl. Rambutan, Selasa, 13 Februari 2018 malam sekira pukul 21.45 Wita. Pencuri yang berupaya kabur, ditangkap dan dihajar oleh massa di Jl. Tandipadu, Palopo.

Ini berawal saat dua cewek yang tinggal di Jalan Dr Ratulangi, Kelurahan Sabbamparu Kota Palopo, Suriani Reski (18) dan Inka (20), dari Lagota menuju ke Jalan Rambutan untuk berbelanja aksesoris handpone di sebuah toko handpone.

Saat hendak memarkir motornya, tiba-tiba dari arah belakang, muncul pengendara motor metik tanpa plat berboncengan, menarik handpone milik Suriani. Korban yang dibonceng ketika itu sedang menerima telepon dari seseorang.

Kaget bercampur emosi, baik Inka maupun Suriyani Reski, berteriak histeris. Sejumlah pemuda yang berada di lokasi kejadian, spontan langsung mengejar pelaku. Sesampainya di Jalan Tandipau, kedua pelaku yang terdesak, menghentikan motor dan lari dan bersembunyi di rawa-rawa. Para pemuda yang mengejar kemudian melihat motor pelaku kemudian meneriaki para pelaku untuk keluar.

Tak mengindahkan teriakan massa, para pemuda yang tadinya mengejar, lalu menyisir rawa-rawa tempat bersembunyinya pelaku pencuri. Alhasil, dua dari satu pelaku, atas nama Rahmat (19) ditangkap warga, sedang rekan Rahmat kabur. Belakangan diketahui, Rahmat merupakan warga Kelurahan Ponjalae.

Kronologis penangkapan Rahmat cukup dramatis. Dimana, massa yang sudah emosi meluapkan kemarahannya dengan menghujani Rahmat pukulan dan tendangan. Padahal, pelaku (Rahmat) sudah mengalami luka robek pada betis sebelah kanan akibat tertusuk pecahan kaca saat lari ke rawa-rawa.

Beruntung anggota Polres Palopo dengan sigap langsung tiba di TKP kemudian mengamankan Rahmat dari amukan massa. Selanjutnya polisi membawa pelaku ke Mapolres Palopo, guna penyidikan lebih lanjut.

Akibatnya, Rahmat mengalami luka memar pada wajah, punggung dan perut bengkak. Pelaku juga mengaku susah bernafas usai dimassa warga. “Saya hanya membonceng, teman saya yang mengambil handpone perempuan itu. Saya hanya disuruh ikut pak. Saya susah bernafas karena perut saya diinjak-injak warga,” kata Rahmat, kepada Palopo Pos, di Mapolres Palopo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, mengatakan, satu dari dua pelaku berhasil ditangkap, sedang rekannya berhasil kabur dan dalam pengejaran Tim Jatanras Polres Palopo. (ded/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top