Wakapolres Tator: Kasus JRM Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan – Palopo Pos
Toraja

Wakapolres Tator: Kasus JRM Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

*Terkait Aksi Demo Keluarga Besar DJM

MAKALE—Wakapolres Tana Toraja AKBP Archelaus Limpong yang didampingi oleh KBO Reskrim Ipda Marthen Manan, saat usai menerima perwakilan dari keluarga DJM yang di pimpin Rate Salurante terkait pemukulan yang dilakukan JRM empat bulan yang lalu saat peresmian Gereja Toraja dan pembukaan Praya PPGT se-Indinesia.

AKBPArchelaos Limpong menjelaskan dihadapan para perwakilan bahwa kasus ini sudah lengkap P21 tinggal diserahkan ke Kejaksaan. Saat itu belum diserahkan karena adanya komitmen jalan keluar untuk jalur perdamaia, namun kapolres menunggu-nunggu untuk perdamaian itu tapi nyatanya tidak ada.

Setelah aksi damai ini sudah jelas bahwa dari pihak keluarga DJM nyatakan bahwa tidak ada lagi berdamaian, karena pihak keluarga DJM sudah menutup. Setelah lelah menunggu niat baiknya JRM untuk minta maaf tapi tidak ada ungkapan itu ke DJM, ujar Wakapolres.

“Sepulangnya pak lapolres dari Makassar akan disampaikan terkait kasus JRM yang sudah empat bulan berjalan. Semoga minggu depan kasus ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan selanjutnya diproses,” pungkasnya.

Sebelumnya, aksi demontrasi digelar oleh keluarga besar Djuli Mambaya (DJM) didepan kantor Mapolres Tana Toraja. Hal itu dilakukan untuk mencari keadilan. Massa DJM ini menuntut agar JRM segera ditahan karena kasusnya sudah P21. Kasus ini sudah berjalan empat bulan namun hingga kini kasus penganiayaan itu belum masuk ke meja Kejaksaan Tana Toraja, akibatnya memicu keluarga DJM datang kembali mencari keadilan, Jumat, 22 Februari 2018 lalu.

Massa demontrasi dari Tondon, Pangala’, Sa’dan dan Pangli serta komunitas motor trail Toraja Utara ini dipimpin oleh Rate” Salurante dan didampingi oleh Sam Barumbun bergantian orasi menyampaikan aspirasinya didepan Mapolres Tana Toraja.

Dalam orasinya Sam Barumbun katakan bahwa kedatangan kami hari ini adalah membawa aksi damai dimana meminta kepada Kapolres Tator untuk segera menahan JRM yang telah melakukan penganiayaa terhada Djuli Mambaya. Dihadapan tokoh masyarakat, PPGT, aparat Kepolisian saat pelaksanaan pembukaan acara PPGT dan Peresmian Gereja Toraja.

“Kami meminta keadilan kepada bapak penyidik Polres Tator yang menangani kasus pemukulan DJM yang dilakukan oleh JRM, karena tidak ada orang yang kebal hukum dinegeri ini,” ujar Sam.

Disesalkan oleh keluarga DJM kenapa kasus yang sudah tahap P21 masih belum juga ada penahanan kepada tersangaka JRM hinggah saat ini.

Ditambahkan Rate’ Salurante, bahwa pihaknya murni datang ke Mapolres untuk menyampaikan aspirasi terkait keadilan. Karena dilihat dari tempat terjadinya kasus ini di Gereja Toraja, JRM menampar Pak Djuli Mambaya(DJM), terangnya.

“Sangat tidak etis seorang tokoh seperti JRM yang juga sebagai ketua IKT Papua melakukan perbuatan yang sangat tidak terpuji. Ia lakukan dihadapan ribuan masyarakat didalam area rumah ibadah, malakukan penamparan kepada DJM,” tandasnya. (cr3/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top