Tawuran, Lima Pemuda Diamankan – Palopo Pos
Kriminal

Tawuran, Lima Pemuda Diamankan

PALOPO— Awalnya kumpul-kumpul, akhirnya saling ejek dan terlibat tawuran. Begitulah pemandangan di seputaran Lapangan Pancasila, sekira pukul 02.00 Wita, Senin, 5 Maret 2018 dini hari.

Aparat kepolisian yang saat itu sedang standby di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung datang dan mengamankan situasi. Dianggap rawan insiden tersebut berlanjut, apalagi telah meresahkan masyarakat sekitar, polisi pun mengamankan lima pemuda yang terlibat perkelahian.

Tiga pemuda dari Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, masing-masing inisial AL (19), IK (21), dan TI (22). Kemudian dua lainnya berdomisili di Jalan Anggrek, masing-masing berinisial LK (23) dan HA (20).

Bahkan, dari penerawang pihak yang berwajib, dari kelima pemuda tersebut ada salah seorang yang dicurigai membawa Senjata Tajam (Sajam) jenis Badik. Hanya saja, saat dilakukan penggeledahan badan terhadap salah seorang pemuda, tidak didapati barang yang dicurigai.

Ada indikasi barang itu telah dibuang sebelum polisi melakukan penggeledahan. “Sempat diperiksa, tapi tidak ditemukan badik,” kata AN (23) warga di lokasi Lapangan Pancasila, yang berada di TKP.

Sementara itu, Kapolsek Wara, Kompol Arsyad Kaonga yang dikonfirmasi Palopo Pos, membenarkan adanya perkelahian di seputaran Lapangan Pancasila. Pada saat itu, ada lima pemuda yang diamankan.
“Setelah kami krosscek ternyata kelima pemuda ini dalam pengaruh minuman beralkohol,” kata Arsyad, pagi kemarin.

Ditanya mengenai motifnya, perwira satu bunga melati dipundak itu, menjawab, hanya persoalan sepele, dimana salah satu pemuda merasa tersinggung dan merasa diganggu dan akhirnya terjadilah perkelahian.
Arsyad juga mengatakan, salah seorang pemuda yang dicurigai membawa badik, diperiksa tetapi tidak ditemukan adanya barang tajam.

“Tidak ditemukan karena menurut pemuda itu badik yang dibawa disembunyikan salah satu teman yang lebih dulu melarikan diri,” beber Arsyad Kaonga.

Kelima pemuda tersebut akhirnya digiring ke Polsek Wara, kemudian diberikan penyuluhan Kamtibmas setelah itu didamaikan dan dipulangkan ke rumah masing-masing. “Dalam surat pernyataannya mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” pungkasnya. (ded/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top