3.600 Liter Ballo Dimusnahkan – Palopo Pos
Kriminal

3.600 Liter Ballo Dimusnahkan

PALOPO— Sebanyak 180 jerigen kapasitas isi 20 liter minuman keras tradisional jenis ballo, dengan total keseluruhan 3.600 liter yang ditangkap dalam kurung waktu sebulan, akhirnya dimusnahkan dengan cara ditumpahkan ke dalam got yang ada di depan Mapolres Palopo, Sabtu sore, 10 Maret 2018 sekira pukul 17.30 Wita.

Kendati diselimuti hujan rintik-rintik, namun tidak menghalangi polisi dibantu warga serta tukang ojek memusnahkan ballo. Aroma ballo yang menyegat hidung, sempat membuat pihak kepolisian dan warga mual-mual.

Saat ditumpahkan ke got, menjadi tontonan gratis pengendara yang melintas di lokasi. Selanjutnya, ratusan jerigen yang menumpuk dibakar.

“Kami harapkan polisi tak berhenti sampai disini. Terus melakukan razia ballo dan miras botolan, dapat menekan angka kriminalitas di Kota Palopo,” kata Arrow (40) tukang ojek warga Salekoe, kepada Palopo Pos, usai menumpahkan ballo ke got.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf yang memimpin langsung pemusnahan mewakili Kapolres Palopo, AKBP Taswin SIk MH, menjelaskan, ribuan ballo tersebut diperoleh dari hasil Pperasi Cipta Praja.

Diakui Ardi Yusuf, ribuan liter ballo itu ditangkap oleh polisi yang ada di empat Polsek dalam wilayah hukum Polres Palopo. Setelah terkumpul, kemudian di bawa ke Mapolres Palopo selanjutnya dimusnahkan seperti yang sudah dijanjikan.

“Saya lupa dengan rincian hasil operasi yang ditangkap per polsek. Yang jelasnya jumlah keseluruhan ada 3.600 liter dengan 180 jerigen kapasitas 20 liter,” terang Ardy Yusuf, didampingi Kasat Sabhara Polres Palopo, AKP Sanoding.

Perwira tiga balok jebolan Akpol tersebut, menegaskan, sekitar 80 persen tindak kriminalitas di Kota Palopo terjadi akibat pengaruh dari mengkonsumsi miras. Razia miras, masih kata dia, akan terus dilancarkan sesuai dengan perintah yang telah diterima.

“Kita lihat, karena tidak ada miras yang dijualbelikan secara bebas, angka kriminalitas, seperti penganiayaan, penjambretan, dan pembusuran angkanya sudah menurun dibanding sebelumnya,” tutur Ardi Yusuf.

Sekadar diketahui, turut hadir sekaligus menyaksikan pemusanahan, Kasat Sabhara AKP Zanodding, Bagian Siwas Iptu Patobun, tukang ojek dan masyarakat. (ded/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top