Tarif Listrik Bisnis Kini Lebih Murah – Palopo Pos
Ekonomi

Tarif Listrik Bisnis Kini Lebih Murah

PALOPO— Sejak tahun 2016 lalu, tarif listrik pelanggan Rumah Tangga (RT) sudah lebih murah ketimbang tarif listrik bisnis skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk rumah tangga daya 900 VA, tarifnya Rp1.352 per kwh.

Sedang tarif bisnis 900 VA hanya Rp630 per kwh. Tarif industri skala UMKM malah lebih rendah lagi, hanya Rp600 per kwh. Begitu pun tarif pelanggan sosial masih rendah yakni Rp455 per kwh. Kalau tarif pelanggan publik seperti kantor pemerintah dan penerangan jalan umum Rp760 per kwh. Semua itu untuk pelanggan daya 900 VA.

Demikian diungkapkan Kepala PLN Ranting Sawerigading Palopo, Bontos Himawan didampingi staf Pelayanan Pelanggan, Arief yang ditemui Palopo Pos di kantornya, Jl. Veteran Palopo, Senin, 12 Maret 2018 siang kemarin.
Menurut Bontos, tarif listrik rumah tangga lebih mahal dibanding dengan tarif bisnis merupakan bagian dari semangat PT PLN (Persero) untuk menghidupkan UMKM sebagai upaya pemerintah untuk menggairahkan perekonomian nasional.

”Itulah kenapa pemerintah mencabut subsidi pelanggan rumah tangga mampu. Dan memberi subsidi kepada pelanggan bisnis skala UMKM. Untuk pelanggan bisnis besar dengan daya 5.500 VA ke atas tidak disubsidi,” terangnya.

Ditambahkan, jumlah pelanggan PLN Ranting Sawerigading yang meliputi Kota Palopo, Walmas, dan Kec. Bua (Luwu) per 1 Maret 2018 sebanyak 73.287 pelanggan. Dimana, pelanggan rumah tangga sebanyak 66.086 unit. Pelanggan bisnis 5.534 unit. Pelanggan industri 21 unit. Pelanggan sosial 1.135 unit. Selebihnya pelanggan publik/pemerintah sekira 500 unit.

Mengenai daya, Bontos mengatakan wilayah Sulselrabar saat ini memiliki ketersediaan daya sebesar 167 MW. Itu surplus untuk konsumsi daya di Sulselrabar. Penggunaan daya wilayah Palopo rata-rata 40,1 MW. Pengguna daya terbesar adalah PT Panply 2 MW.

Menjawab pertanyaan bahwa PLN surplus daya, kok masih sering mati lampu?
Dijelaskan Bontos bahwa mati lampu bukan akibat kekurangan daya.

Melainkan akibat gangguan jaringan listrik. Seperti baru-baru ini, ada pohon palem di depan Planet Surf yang jaraknya sangat dekat dengan kabel kapasitas 20 ribu VA. Kalau terkena angin, maka kabel tersebut bersentuhan dengan pohon. Makanya, daun palem di situ seperti terbakar. ”Yang begini-begini, kalau sedang pemeliharan jaringan, kita padamkan listrik,” terangnya. (ikh)

Tarif Dasar Listrik

Golongan Tarif/Daya Tarif (Rp /kWh) Keterangan

Pelanggan Rumah Tangga Miskin
* R-1/450 VA 415 Subsidi
* R-1/900 VA 586 Subsidi

Pelanggan Rumah Tangga Mampu
* R-1/900 VA 1352 Non-Subsidi
* R-1/1300 VA 1467,28 Non-Subsidi
* R-1/2200 VA 1467,28 Non-Subsidi
* R-2/3500 VA, 4400 VA, 5500 VA 1467,28 Non-Subsidi
* R-3/6600 VA ke atas 1467,28 Non-Subsidi

Pelanggan Bisnis B1 (Subsidi)
* B-1/450 VA 535
* B-1/900 VA 630
* B-1/1300 VA 966
* B-1/2200 VA 1100
* B-1/3500 VA 1100
* B-1/4400 VA 1100
* B-1/5500 VA 1100

Pelanggan Industri (Subsidi)
* I-1/450 VA 485
* I-1/900 VA 600
* I-1/1300 VA 930
* I-1/2200 VA 960
* I-1/3500 VA s.d 14 kVA 1112

Pelanggan Sosial (Subsidi)
* S-2/450 VA 325
* S-2/900 VA 455
* S-2/1300 VA 708
* S-2/2200 VA 760
* S-2/3500 VA s.d 200 kVA 900

Pelanggan Publik (Subsidi)
* P-1/450 VA 685
* P-1/900 VA 760
* P-1/1300 VA 1049
* P-1/2200 VA 1076
* P-1/3500 VA 1076
* P-1/4400 VA 1076
* P-1/5500 VA 1076

* Sumber: PLN Ranting Sawerigading Palopo. (*)

Click to comment

Most Popular

To Top