Ayah Cabul Terancam 7 Tahun Penjara – Palopo Pos
Kriminal

Ayah Cabul Terancam 7 Tahun Penjara

PALOPO-– Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Palopo, dalam waktu singkat akan melimpahkan berkas perkara kasus seorang ayah menyetubuhi anak tirinya selama 12 tahun.

Dalam kasus tersebut, PPA menjerat pelaku dalam hal ini inisial AA (38) warga Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo dengan Pasal 81 ayat 3 Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukum di atas tujuh tahun kurungan penjara.

Kanit PPA Polres Palopo, Aiptu Nurdin kepada Palopo Pos, menegaskan, dari hasil interogasi yang dilakukan terhadap AA, pelaku ini mengaku berdomisili di Rampoang, tepatnya di depan jalan masuk Rumah Sakit Umum (RSU) Rampoang.

“Pengakuan pelaku maupun korban, mereka tinggal di alamat yang disebut tadi. Hanya saja, saya tidak tahu persis dimana letak rumah yang dimaksud. Nantilah saat kita lakukan olah TKP,” terang Nurdin, Selasa, 13 Maret 2018.

Nurdin, mengisahkan, kasus tersebut terungkap saat korban dalam hal ini KA (19) tidak tahan lagi dengan kelakuan ayah tirinya, hingga akhirnya persetubuhan yang dilakukan ayah bejat selama bertahun-tahun, diceritakan kepada tante yang merupakan saudara kandung ibu korban.
“Berkas perkara kasus asusila ini, secepatnya kita rampungkan dan segera dilimpahkan ke Kejaksaan,” tegas Nurdin.

Kasus tersebut mengundang perhatian publik, terutama warga yang berdomisili di Kelurahan Rampoang. Sayang setelah dilakukan penelusuran di alamat yang disebut-sebut tempat pelaku, korban dan ibunya tinggal, tak satupun warga Rampoang yang mengetahui rumah yang dimaksud.

“Kami memang dengar kabar soal ayah meniduri anak tirinya, tapi mungkin bukan di daerah Rampoang sekitar lorong RSU, mungkin didekat lapangan atau sebelum lorong Pepabri. Soalnya, Rampoang luas,” ucap Adi, salah seorang pemuda Rampoang, kepada Palopo Pos, sore kemarin.
(ded/ikh)

Salamuddin: Pelakunya Warga Tobulung

PALOPO— Lurah Rampoang, Salamuddin Halid mengklarifikasi kewargaan dan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pencabulan anak tiri selama 12 tahun sebagaimana dilansir koran ini, Selasa, 13 Maret 2018 kemarin.
Menurutnya, pelaku yang mengagahi anak tirinya sejak umur 7 tahun dan baru terungkap saat usia 19 tahun, bukan warga Rampoang. Melainkan warga Kelurahan Tobulung. Rumah pelaku yang merupakan TKP juga berada di Kel. Tobulung. ”Rumahnya pas di belakang RSUD,” ucap Salamuddin di kantor redaksi Palopo Pos, Selasa kemarin. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top