Kadis Pendidikan Minta Sekolah dan Ortu Kendalikan Pergaulan Anak – Palopo Pos
Utama

Kadis Pendidikan Minta Sekolah dan Ortu Kendalikan Pergaulan Anak

SEMOGA ini yang terakhir. Jangan ada lagi menyusul kasus duel berujung maut. Siswa saling bunuh. Padahal, persoalannya sepele. Cukup ini menjadi bahan koreksi bersama ke depan. Yang pastinya dunia pendidikan di Bumi Batara sangat prihatin. Untuk itu, Kadis Pendidikan Luwu Timur, Labesse, meminta pihak sekolah dan orangtua (ortu) supaya berkolaborasi mengendalikan pergaulan anaknya.

”Prihatin. Ya, kami sungguh prihatin dan menyesalkan kejadian ini. Apalagi, terjadi di Luwu Timur. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran semua pihak terutama guru dan orang tua murid,” tegas Labesse, kepada Palopo Pos, kemarin.

Ia berharap ada kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat lebih ditingkatkan dalam mengawasi dan mengendalikan pergaulan anak-anak.
Menurutnya, tidak mungkin kalau hanya pihak sekolah saja yang berperan aktif, mengingat waktu anak-anak lebih banyak di luar sekolah dibanding di lingkungan sekolah.

Makanya itu, kata Labesse, pihak sekolah diharapkan senantiasa melakukan deteksi dini terhadap potensi permasalahan antar siswa. Jika ada gelagat tidak baik dari diri anak, maka secepatnya dikomunikasikan dengan pihak orang tua siswa atau pihak keamanan.

“Begitu juga sebaliknya, agar orang tua siswa selalu malakukan komunikasi dengan pihak sekolah terkait keseharian anaknya di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Wotu Kabupaten Luwu Timur, Adam, mengaku sangat prihatin, apalagi melibatkan siswanya. Menurut Adam, perilaku siswanya itu di sekolah dikenal sangat pendiam.

“Kata teman sekelasnya, kedua anak itu terlihat akrab. Bahkan pada saat pulang sekolah sering berboncengan,” katanya.

Adam juga mengaku kedua siswanya itu tidak pernah bermasalah di sekolah. Dikatakan Adam, pelaku diketahui siswa kelas I, sedangkan korban siswa kelas 2. Jadi masih kakak kelasnya.

“Tentu kita prihatin dengan kejadian ini. Semoga ini yang terakhir,” ucap Adam. Ia pun meminta siswanya untuk saling menghargai dan tidak saling menghasut satu sama lain. (krm/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top