KPU Uji Publik Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran – Palopo Pos
Politik

KPU Uji Publik Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran

PALOPO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo melakukan uji publik terhadap Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar, anggota Panwaslu Palopo, Sitti Aisyah, dan, Kadis Dukcapil, Akram Risa, Camat, Lurah serta sejumlah LO Paslon Wali Kota Palopo, dan PPK dan PPS.

“Data tersebut merupakan hasil coklit yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di 364 TPS, dimana kita melakukan coklit terhadap 117.879 wajib pilih,” kata Ketua KPU, Haedar Djidar, dalam pelaksanaan DPHP yang dilaksanakan di aula hotel mulia indah Palopo, siang kemarin.

Ia memaparkan, ada beberapa kategori temuan di lapangan yang menyebabkan data yang di coklit dinyatakan tidak memenuhi syarat. “Diantaranya meninggal dunia, pemilih ganda, pindah domisili, tidak dikenal, bersatus anggota TNI/Polri, hak pilih dicabut dan bukan penduduk setempat,” urainya.

Dijelaskan, proses pemutakhiran DPT sangat krusial, sehingga akan ada koreksi terhadap DPS untuk dijadikan DPT. Selanjutnya KPU akan melakukan terobosan dengan menggelar uji publik DPS.

Dalam uji publik tersebut, pihaknya memaparkan daftar pemilih sementara termasuk daftar pemilih tetap saat pelaksanaan pesta demokrasi di tahun 2014 yang lalu.

Pada pemaparan materi itu semuanya merupakan data sementara yang didapatkan dari KPU republik Indonesia. Namun demikian adanya uji publik itu, menurutnya, bisa diklaim akan menghasilkan validitas data DPT. “Meskipun tidak sampai 100 persen. Namun kita optimis validitasnya bisa mencapai 90 persen,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan uji publik yang dilakukan bertujuan untuk menyatukan persepsi mengenai pemilih pemula yang akan mendapatkan undangan sebagai warga yang memiliki hak pilih pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi Sulawesi Selatan serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palopo.

“Ini merupakan tahap awal kita lakukan evaluasi. Kita masih akan melakukan berbagai tahapan sebelum menetapkan daftar pemilih tetap (DPT),” katanya. (rul/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top