Nico Singgung Percepatan Pembangunan BBK – Palopo Pos
Toraja

Nico Singgung Percepatan Pembangunan BBK

*Musrenbang Tingkat Kabupaten Tana Toraja

MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Tana Toraja tahun 2019 mendatang. Dengan tema “Peningkatan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Toraya Maelo”, Selasa, 13 Maret 2018.

Musrenbang Kabupaten Tana Toraja tahun 2019 ini dilaksanakan selama dua hari mulai dari tanggal 13-14 Maret 2018 di gedung Tammuanmali’ Makale.

Hadir dakam acara tersebut Bupati Nicodemus Biribgkanae, Wabup Victor Datuan Batara, Sekda Semuel Tande Bura, Kapolres AKBP Julianto P Sirait, Dandim 1414 Letkol Czi Iras MS Turnip, Ketua DPRD Welem Sambolangi bersama Anggota DPRD Tator.

Kasi Intel Kejari Amri Kurniawan, Ketua Pengadilan HM Djamir, Satker Balai Besar Sulsel, Pimpinan OPD se-Tana Toraja, Camat, Lurah dan Kepala Lembang.

Dalam sambutannya Bupati Nicodemus Biringkanae sekaligus juga membuka Musrenbang 2018, mengatakan bahwa Musrenbang tingkat Kabupaten Tana Toraja 2019 ini, lebih dimaksudkan untuk membangun sinergitas, membangun kesamaan persepsi, membangun kesatuan pandang didalam mendorong Tana Toraja menjadi Toraya Maelo.

“Kegiatan musrenbang ini memang merupakan hal yang rutin dilakukan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja didalam mengambil kebijakan. Untuk tidak terlalu jauh menghibur rakyatnya, tidak terlalu jauh kita berangan-angan dan oleh karena itu apa yang digambarkan Bappeda tadi mengenai penganggaran pembangunan bagi saya itu sangat normatif,” papar Nico.

Dalam kesempatan tersebut Nico menyinggung soal percepatan pembangunan Bandara Buntu Kuni (BBK). Pihak Pemerintah Tator mengharapkan pembangunan bisa selasai paling lambat tahun 2020.

“Saya yakin ada TP ada Reguler dan beberapa pembiayaan yang diharapkan. Jadi secara tematik saya ingin menyampaikan dan bermohon kepada balai untuk dibantu mengenai pembangunan BBK. Karena ini merupakan skala prioritas pembangunan kedepannya,” katanya.

Dijelaskan bupati, kesulitan yang dihadapi saat ini yaitu jarak tempuh ke BBK. Apalagi kalau mengangkut material ke bandara melalu Ge’tengan mencapai jarak 5,2 km. Sementara kalau melalui jalur Pa’tengko dari Kota Ge’tengan itu jaraknya 29 km.

“Kepada Balai atas nama Pemerintah dan Rakyat Tana Toraja untuk didukung dalam Tahun 2018 ini,” harap Nico.

Sambutan Gubernur Sulawesi Selatan yang dibacakan oleh Agus Appang dari Pemprov Sulsel, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten Tana Toraja ini dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2019 mendatang.

“Hal ini adalah sebuah refkeksi dan kesadaran kita bersama bahwa pemangku kepentingan pembangunan bukan hanya mitra pemerintah atau pemerintah saja. Namun kita berharap kedepan seluruh komponen masyarakat ikut mengambil bagian didalamnya,” ujarnya.

Lanjutnya, pelaksanaan musrenbang sudah diatur alam UU No 25 Tahun 2004 tentang sisrembangres. UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, peraturan menteri dalam negeri No 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD.

Serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKP serta peraturan daerah Provinsi Sulawesi Selatan No 2 Tahun 2010, tentang sistem perencanaan pembangunan daerah Provinsi Sulsel, pungkasnya.(rp2/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top