PT MDA Serahkan Aset Sekolah – Palopo Pos
Luwu

PT MDA Serahkan Aset Sekolah

* Amru Saher : PT MDA Peduli Pendidikan dan Membantu Warga

LATIMOJONG — Wakil Bupati Luwu H Amru Saher menerima penyerahan aset gedung sekolah SDN 662 Salubulo Desa Boneposi Kecamatan Latimojong dari Manajer PT Masmindo Dwi Area, Muhammad Amin.

Penyerahan aset gedung sekolah ini disaksikan langsung Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso, Dandim 1403 Palopo Letkol inf M. Imasfy dan segenap elemen masyarakat Kabupaten Luwu, Selasa 13 Maret 2018.

” Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu saya berterima kasih kepada PT Masmindo Dwi Area yang telah membangun satu unit gedung sekolah. Ini adalah wujud nyata PT MDA ikut memikirkan aspek pendidikan di wilayah terpencil di Desa Boneposi Kecamatan Latimojong, dan sangat membantu pemerintah daerah juga masyarakat, ” kata Plt Bupati Amru Saher.

Amru juga memberi apresiasi kepada perusahan tambang kontrak karya tersebut, karena banyak membantu masyarakat di kecamatan Latimojong, termasuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta membantu mengatasi bencana longsor yang sewaktu-waktu terjadi di kecamatan Latimojong.

” Saya sangat berterima kasih kepada majamemen PT MDA. Ini bukti antara pemerintah, aparat keamanan, pihak swasta dan masyarakat saling bersinergi. Untuk itu saya berharap masyarakat ikut mendukung keberadaan PT Masmindo Dwi Area yang selama ini juga ikut memikirkan dan beperan dalam aspek pembangunan, ” sebutnya.

Manajer PT Masmindo Dwi Area, Muhammad Amin, mengatakan, gedung SDN 662 Salubulo dibangun PT Masmindi Dwi Area sekitar tahun 2013, dimana awalnya hanya kelas filial SDN 41 Boneposi, kemudian dari tahun ke tahun kelas terus ditambah,dan akhirnya sempurna menjadi satu unit sekolah dan kini siap diserahkan kepada Pemkab Luwu dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu

” Waktu itu, kami menangkap keluhan masyarakat dimana putra putri mereka harus menempuh hingga 10 KM untuk ke sekolah. Untuk membantu ha tersebut, dan atas keikhlasan Bapak H Palimpin yang menghibahkan lahannya, kami bangunlah dua kelas filial. Alhamdulillah saat ini sudah lengkap enam kelas dan kami serahkan kepada Pemkab Luwu, ” Kata Muhammad Amin.

Dalam kesempatan tersebut Muhammad Amin juga menitipkan harapan kepada Pemkab Luwu terkhusus kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kiranya dapat memperjuangkan para guru honorer di SDN tersebut agar dapat terangkat menjadi CPNS.

Untuk diketahui tahun ini SDN 66 Salubulo Desa Boneposi akan menamatkan alumni pertamanya anak-anak murid kelas VI. Jumlah guru di sekolah ini hanya 1 PNS yaitu kepala sekolah, atas nama Nahli SPd, MM ditambah 5 guru honorer, dengan jumlah murid secara keseluruhan sudah mencapai 61 orang (and/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top