Setiap Jumat, BPJS Bersama Insan Kesehatan Galakkan 3B – Palopo Pos
Kesehatan

Setiap Jumat, BPJS Bersama Insan Kesehatan Galakkan 3B

PALOPO–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bekerjasama Dinas Lingkungan dan Dinas Kesehatan menggelar Gerakan Jumat Bersih Barang Bekas Bernilai (3B) yang dilakukan setiap Jumatnya.

Gerakan Jum’at Bersih 3B (Barang Bekas Bernilai) dirangkaikan dengan senam bersama serta penandatangan komitmen dengan Mitra BPJS Kesehatan untuk mendonasikan Sampah 3B setiap hari Jum’at sebagai bentuk kepedulian pada Peserta JKN KIS Menunggak Kurang Mampu Melalui Bank Sampah. Demikian diungkapkan Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Palopo, Senin 19 Maret 2018 kemarin.

Dikatakannya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Pihak BPJS Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo pada Minggu 04 Maret lalu yang ditandatangani Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Yusef Eka Darmawan, SE, MM dan Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Palopo, Drs Rachmad, M.Si yang disaksikan langsung Pjs Walikota Palopo Andi Arwin SSTP.

Adapun Gerakan Jumat Bersih Barang Bekas Bernilai (3B) ini dihadiri oleh mitra BPJS Kesehatan di antaranya FKTP, FKRTL, PPOB serta Mitra Lainnya.

Mitra dipersyaratkan untuk membawa sampah dari unit kerja masing-masing berupa kardus bekas, botol dan gelas minuman bekas serta kertas bekas untuk selanjutnya di timbang oleh DLH.

Total sampah yang dikumpulkan sejumlah 294,8 kg dengan nilai taksir kurang lebih Rp1 juta. Jumat bersih 3B ini dilakukan setiap jumat di masing-masing mitra BPJS kesehatan dan hasil sampahnya akan diambil DLH dan dimasukan ke rekening khusus donasi amal BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah, total donasi dari kegiatan sebelumnya senilai Rp11.575.000 di tambah dengan hari jumat kemarin, maka total Donasi Sebesar 12.575.000 yang akan di gunakan untuk pembayaran iuran peserta JKN KIS menunggak kurang mampu,” ungkapnya.

Dijelaskan Syukur, Solusi ini lahir dari adanya kenyataan bahwa saat ini terdapat 5.067 jiwa warga Kota Palopo menunggak iuran JKN-KIS. Dengan niat membantu penunggak dari warga yang kurang mampu, maka bank sampah akan memediasi dan memfasilitasi pembayaran iuran ataupun tunggakan.

Selain itu masyarakat mempunyai banyak sampah yang bisa memiliki daya jual, demikian juga diperusahaan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu orang menunggak yang kurang mampu agar terhindar denda layanan.

Mengingat dari hari kehari banyak sekali peserta JKN terkena denda layanan yang disebabkan baru membayar saat sakit, malas dan lupa, karena tidak mampu bayar lagi walaupun dengan cara mencicil.

“Selain melalui program Bank Sampah, pembayaran tunggakan iuran JKN dapat dilakukan melalui cicilan tabungan sehat di Bank BNI, BRI ataupun Mandiri serta melalui Koperasi Nusantara namun tidak menggunakan sampah. Diharapkan bagi masyarakat yang mampu dapat melunasi tunggakannya baik secara langsung maupun dicicil untuk menghindari denda pelayanan saat rawat inap di FKRTL,” terangnya.

Ditambahkannya, dalam program JKN-KIS yang berlandaskan asas kegotong-royongan, diharapkan seluruh komponen dapat selalu saling bahu membahu dari seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.

Nilai-nilai gotong royong dan kerja bersama merupakan bagian dari Budaya pelaksanaan JKN, yang sehat membantu yang sakit dan pemerintah daerah membantu pemerintah pusat.Program JKN-KIS ini tidak dapat dikerjaan seorang diri, jadilah Pahlawan bagi Negaramu.(ich)

Click to comment

Most Popular

To Top