Atlet UTI-Pro Ujian Kenaikan Tingkat – Palopo Pos
Olahraga

Atlet UTI-Pro Ujian Kenaikan Tingkat

* Dibuka Oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga

PALOPO— Kehadiran olahraga beladiri Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI-Pro) di Kota Palopo, makin eksis. Pada Minggu, 18 Maret 2018, sebanyak 35 atlet dari enam club jadi peserta Ujian Kenaikan Tingkat.

Enam club tersebut adalah SMPN 8 Palopo, SMPN 9 Palopo, SMPN 4 Palopo, +SMK Kristen, SMAN 6 Palopo, dan SaodenraE Club. Ada atlet yang ikut ujian kenaikan tingkat yakni Alfred Sumarsono Tandi Datu, Aisya, Rajib, Aldi Maulana, Fildayanti Putri, Afri Karisna, Annisa Syarifuddin, Muh Habil, Rahmaniar, dan Dika Gama Tandirio.

Selanjutnya, Ketly Steven Pakabu, Tiara, Fardhatillah, Sahid, Joinaldi, Rahmatia Rahman, Meutia Alghani Avis, Nurul Rahmayanti, A Chelsea Ananda, Isra Jovita, Muthmainna, Chepy serta Yulius Watumlawar.

Kemudian, Tawakkal, Fatima, Nurul Afni Fauziah, Sulpikar, Lucky Rosandhy, Aswad, Kartini Aprilia Indrawan, Nadia Putri Vega, Sri Indah, Muh Arif Farianto, Rohana Suria Tanang, dan Erwin.

Menurut Pembina Provinsi UTI-Pro Sulsel, Rony Karonlee, sebagian anggota UTI-PRO tidak sempat hadir mengikuti ujian kenaikan tingkat karena suatu halangan. Yakni, bertepatan dengan kegiatan sekolah yaitu pramuka. Dismaping itu, ada juga yang sedang berlibur bersama keluarga.

Ujian ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Palopo, Maksum Runi yang juga Pembina UTI-PRO Palopo. Dalam sambutannya, Maksum yang didampingi Listan Cr, memberi motivasi kepada atlet UTI-PRO. Karena UTI-Pro merupakan olahraga profesional yang akan bertanding mulai level daerah, nasional, hingga internasional, maka para atlet harus memiliki tiga kekuatan.

Yang pertama, harus kuat fisik. Kedua, kuat mental dan spritual. Dan ketiga, kuat intelegensia. ”Apalah gunanya cerdas kalau fisik lemah. Sebaliknya juga begitu, apalah guna cerdas kalau lemah mental spritual,” terang Maksum.

Untuk itu, berlatihlah dengan tekun dan sungguh-sungguh. Tamankan dalam diri masing-masing untuk menjadi atlet yang kuat fisik, kuat mental dan spritual, serta kuat intelegensia. ”Kasi bangga orang tuamu, sekolahmu, dan daerahmu dengan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” terang Maksum. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top