Tenaga Kesehatan dan Guru dapat Jatah Khusus – Palopo Pos
Utama

Tenaga Kesehatan dan Guru dapat Jatah Khusus

* Kuota CPNS 2018 Berkisar 132 ribu hingga 154 ribu orang

JAKARTA – Rekrutmen CPNS 2018 akan berbeda dengan tahun lalu. Bila sebelumnya menggunakan sistem pendaftaran online Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan kementerian/lembaga (K/L) penyelengga, kini diubah.

Menurut Kepala BKN Bima Haria Wibisana, tahun ini sistem pendaftarannya satu pintu, yaitu melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Jadi seluruh pendaftar tidak lagi mendaftar di website K/L lainnya.

“Kenapa diubah, karena tahun lalu banyak nama pesertanya ganda sehingga data Panselnas dan K/L berbeda,” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana yang juga ketua Panselnas CPNS 2018 kepada JPNN, Kamis 22 Maret 2018.

Temuan lainnya adalah, para pelamar bisa mendaftar dan mengikuti proses seleksi di beberapa instansi. Alhasil, instansi yang membutuhkan calon PNS harus mengikhlaskan CPNS-nya. Karena si CPNS-nya memilih K/L yang dianggap strategis.

“Tahun lalu sistemnya masih memungkinkan seperti itu. Inikan merugikan K/L karena setiap rekrutmen CPNS kan ada biaya yang harus dikeluarkan negara. Ini yang kami cegah,” terang Bima.

Walaupun nanti lewat satu pintu, Bima optimistis Sistem Selekai CPNS Nasional (SSCN) BKN bisa meng-handle jutaan pelamar. Apalagi masa pendaftaran masing-masing K/L berbeda-beda.

“Setiap tahun kan selalu ada perubahan SSCN. Insyaallah aman-aman saja,” tandasnya.

Pemerintah mengungkapkan, seluruh usulan penambahan formasi CPNS kementerian lembaga, 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota sementara dibahas.

Namun, untuk kab/kota yang akan diberi formasi hanya 386 daerah karena belanja pegawainya di atas 50 persen.

“Mei sudah saya tetapkan formasi CPNSnya. Nanti pendaftaran hingga tesnya dimulai akhir Juni hingga Juli,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur.

Dengan begitu, kuota CPNS 2018 berada di kisaran 132 ribu hingga 154 ribu orang.

Di Luwu Raya untuk Kabupaten Lutra mengusulkan sebanyak 335 kouta pada Penerimaan CPNS tahun 2018.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumberdaya Manusia ( BKPSDM) Nursalim Ramli, Kamis 22 Maret 2018.

“Kouta 335 ini sesuai dengan hasil konsultasi BKN berdasarkan Analisis Kebutuhan.

Kita sebenarnya masih membutuhkan banyak PNS teruma untuk Formasi tenaga Kependidikan (Guru )dan tenaga medik (Kesehatan ).

“Yang jelas Pemerintah Daerah Luwu Utara melalui BKPSDM siap melakukan penerimaan CPNS jika sudah ada surat dan Petunjuk pelaksanaan dari Pemerintah Pusat.

Untuk Kota Palopo telah mengusulkan 668 orang dengan rincian tenaga kesehatan sebanyak 623 tenaga pendidik 31, dan tenaga teknis 14. Kabupaten Luwu telah mengusulkan 533 orang. Dengan rinciannya, tenaga guru yang akan diterima sebanyak 319 orang, tenaga kesehatan sebanyak 112 orang, dan tenaga teknis sebanyak 102 orang.

Sedangkan Kabupaten Luwu Timur mengusulkan sebanyak 1.408 orang dengan rincian tenaga kesehatan 502 orang, guru 836 orang dan tenaga teknis 70 orang.

Terpisah, MenPAN-RB Asman Abnur, tetap menyiapkan formasi khusus dalam pengadaan CPNS 2018. Formasi khusus ini diperuntukkan bagi guru dan tenaga kesehatan.

Untuk tenaga kesehatan disiapkan 4.400 dokter dan bidan pegawai tidak tetap (PTT) usia 35 tahun plus. Sedangkan guru akan diambil dari tenaga honorer. Namun, jumlahnya masih didata.

“Rekrutmen CPNS 2018, tahun ini 70 persen pelamar umum. Itu di luar formasi khusus guru dan tenaga kesehatan,” ujar Menteri Asman di kantornya, Jumat (23/3).

Penegasan sama diungkapkan Deputi SDM Aparatur Negara KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja. Untuk tenaga kesehatan (bidan PTT dan dokter) dikhususkan yang di atas 35 tahun. Sedangkan guru diambil dari honorer sesuai data yang diajukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Jumlah gurunya masih belum. Kan masih dilakukan pendataan. Untuk guru diambil yang usianya di bawah 35 tahun karena payung hukumnya belum ada untuk usia di atas 35 tahun,” beber Setiawan.

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad mengungkapkan, kekurangan guru saat ini mencapai hampir 800 ribu orang. Kemendikbud sudah mengusulkan tambahan formasi guru CPNS 100 ribu orang. Namun, berapa yang disetujui KemenPAN-RB belum diketahui berapa. (jun/idr)

Kuota CPNS 2018 Berkisar 154 ribu Orang

Usulan Kuota CPNS Luwu Raya:

Kabupaten Luwu : 533 orang
Tenaga Kesehatan: 112 Orang
Tenaga Guru : 319 Orang
Tenaga Teknis : 102 orang

Kota Palopo: 668 orang
Tenaga Kesehatan: 623 Orang
Tenaga Guru : 31 Orang
Tenaga Teknis : 14 Orang

Kabupaten Luwu Utara: 335 Orang

Kabupaten Luwu Timur: 1.408 Orang
Tenaga Kesehatan : 502 Orang
Tenaga Guru : 836 Orang
Tenaga Teknis : 70 Orang

* Sumber: Diolah dari Berita

Click to comment

Most Popular

To Top