Setubuhi ABG, Bayar Rp300 Ribu – Palopo Pos
Kriminal

Setubuhi ABG, Bayar Rp300 Ribu

*Karyawan SPBU Dibekuk Polisi

PALOPO — Lagi-lagi kasus pelecehan seksual terhadap anak baru gede (ABG) terjadi di Kota Palopo. Jika sebelumnya anak dibawah umur digagahi bapak tirinya, kini kasus serupa mencuat di Kota Idaman. Kali ini, seorang karyawan salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palopo tega menodai anak dibawah umur sebut saja Bunga (samaran. Red) masih berusia 15 tahun.

Bunga merupakan warga Tobulung, Kecamatan Bara, Kota Palopo. Ia menjadi korban exkpoitasi yang dilakukan oleh pengawai SPBU. Kasus ini berhasil diungka setelah petugas Polres Palopo menerika pengaduan bernomor LPB/106/lll/2018 SPKT. Dan atas pengaduan tadi, penyidik Polres Palopo melakukan penyelidikan.

Setelah mendalami kasus tersebut, pria hidung belang yang telah melakukan hubungan badan dengan membayar korban senilai Rp300 ribu itu merupakan pegawai di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palopo.

Pria tersebut berinisial MR (27), warga Kelurahan Tobulung, Kecamatan Bara Kota Palopo.
MR dibekuk di tempat kerjanya saat sedang asyik melayani pengisian di SPBU, Sabtu, 30 Maret 2018. MR kemudian dimasukkan ke dalam mobil masih berpakaian lengkap SPBU selanjutnya dibawa ke Mapolres Palopo, untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, yang ditemui Palopo Pos, di ruang kerjanya, mengatakan, MR ditangkap berdasarkan bukti-bukti dari keterangan saksi termasuk korban. “Yang melakukan penangkapan adalah Tim Jatanras Polres Palopo,” ucap Ardy Yusuf, di ruang kerjanya.

Sekira pukul, pukul 14.15 Wita, pegawai SPBU itu dibekuk. Dia (MR) ditangkap karena telah melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur berdasarkan laporan polisi yang diterima pihak kepolisian. Pelaku yang tinggal di Poros Jalan Dr Ratulangi, samping lorong masuk Rumah Sakit Umum (RSU) Sawerigading Kota Palopo tersebut, saat ini telah diamankan di Polres Palopo guna proses hukum lebih lanjut.”Kita masih terus mendalami kasus ini. Mengenai berapa kali MR melalukan persetubuhan terhadap korban nanti kita akan ambil keterangan pelaku,” pungkasnya. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top