Aktivis Diserang Orang Bertopeng – Palopo Pos
Kriminal

Aktivis Diserang Orang Bertopeng

*Tangan Korban Luka Kena Badik

PALOPO –– Seorang aktivis yang cukup vokal di Luwu Raya mendapat serangan dari orang tak dikenal (OTK) yang mengenakan topeng atau penutup wajah. Beruntung, korban selamat namun mengalami luka gores di bagian tangan. Peristiwa ini terjadi, Rabu 4 April kemarin, sekira pukul 02.00 wita dinihari, di lapangan pancasila, Kota Palopo.

Adanya insiden ini maka masyarakat Kota Palopo yang sering nongkrong di seputaran Lapangan Pancasila harus lebih waspada. Penikaman yang nyaris mengenai seorang aktivis Luwu Raya itu bukan hanya sekali terjadi di wilayah tersebut tapi kejahatan lain juga sering terjadi.

Aktivis yang dimaksud adalah Yertin Ratu, warga Patenne, Kecamatan Wara Utara (Waru) Kota Palopo. Dua pemuda mengendarai sepeda motor merek Jupiter warna biru tanpa plat serta mengenakan cadar tiba-tiba menyerang dengan sebilah badik. Pasca penikaman itu, Polisi masih melakukan penyidikan terhadap pelaku penikaman.

Kronologisnya, pada malam itu Yertin Ratu bersama seorang rekannya inisial HR mendadak menerima serangan dari pengendara motor menggunakan sebilah badik. Beruntung, Yertin yang memperhatikan pelaku dari jauh nengeluarkan badik dari pinggang cepat menghindar.

Karena pelaku sudah dekat, tangan sebelah kanan Yertin tergores ujung badik hingga menyebabkan luka yang panjangnya sekira 20 cm. Petugas kepolisian yang menerima informasi itu langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian mengsterilkan lokasi.

Yertin Ratu kepada Palopo Pos, mengatakan pelaku berjumlah dua orang. Mereka menggunakan sepada motor Yamaha Jupiter berwarna biru. Saat melakukan aksinya kedua pelaku memakai cadar dan masih berada di atas motor, tiba-tiba mendekat dan mencoba untuk menikam.

“Saya berdiri dipinggir jalan pelaku datang menggunakan motor berboncengan dua lalu mengayungkan badik. Beruntung saya bisa menghindar sehingga tangan yang terkena ujung badik,” kata Yertin.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku misterius itu. “Kami masih cari tahu siapa pelakunya,” tegas perwira tiga balok ini. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top