Pemkab Tator Tawarkan Objek Wisata Ollon – Palopo Pos
Toraja

Pemkab Tator Tawarkan Objek Wisata Ollon

*Kemendes PDTT Kunjungi Tana Toraja

MAKALE—Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae menerima kunjungan dari Kementrian Desa (Kemendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), yang diwakili oleh Kasubag TU Direktorat Sarprass Ditjen PPMD Nur Sugianti dari Kementrian PDTT di rujab bupati, Rabu, 4 April 2018.

Salah satu tujuan Kemendes mengunjungi Tana Toraja yaitu untuk melihat langsung lokasi wisata yang ditawarkan oleh Pemerintah Daerah Tana Toraja.

Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae menjelaskan bahwa objek wisata Ollon yang terletak di Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng, menjadi wisata yang ditawarkan dan patut untuk dibenahi bersama Kemendes PDTT.

“Kami mendorong beberapa destinasi pariwisata berbasis desa atau lembang. Kami juga sudah ke Ollon dan mengambil kesimpulan bahwa Ollon ini kita akan serahkan kepada Kementrian PDTT.

Karena kalau terlalu banyak desainnya agak repot dan perhatian kita pertajam ke Ollon bagaimana bersama-sama menggeliatkan. Sehingga suatu saat sinar Ollon itu akan bergema juga di bangsa ini,” ujar Nico.

Terpisah, Kadis Pariwisata Tana Toraja Rospita N Biringkanae mengungkapkan bahwa objek wisata Savana Ollon belum tersentuh sama sekali dan masih asli. Ada hamparan pasir putih, kemudian bukit-bukit yang kemari mau diberi nama bukit teletabis tapi oleh bupati sepakat diberi nama Pulau Ollon.

“Kami berharap banyak untuk kerjasamanya dengan BPMPL, dan juga berharap dari Kementerian PDTT untuk memberi perhatian ke Pemda Tana Toraja.

Agar dapat dibantu alokasi dana dari APBN untuk pembangunan pariwisata di Ollon Tana Toraja. Karena kami hanya bisa andalkan di sektor pariwisata yang menjadi sumber PAD,” ungkap Rospita.

Direktorat Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa Kementrian PPMD, Nur Sugianti dalam sambutannya dihadapan Bupati Tator, Kadis Pariwisata dan jajarannya, Dinas PUPR, Dinas BPMPL dan Bappeda.

Mengatakan bahwa di Direktorat ada program pembangunan penunjang desa wisata dan memang untuk dananya tidak besar. Karena kami menjalankan program dari Presiden adalah program padat karya.

“Jadi dana yang akan diberikan itu langsung kita transfer ke desa, nantinya desa yang akan menjalankan pembangunan itu dengan program padat karya. Tujuan utamanya kami ke Tana Toraja adalah identifikasi untuk pembangunan penunjang desa wisata,” ujarnya.

Lanjutnya, pembangunan yang akan diberikan dari Ditjen PPMD adalah homestay dan MCK. Karena ini juga adalah salah satu program bersama dengan Kementerian Pariwisata yaitu memberikan bantuan penunjang.

Di Kementerian Desa PDTT ada beberapa Ditjen salah satunya Ditjen PPMD dan Ditjen PKP.

“Tujuan kami kesini mungkin hanya sedikit tapi mungkin nanti dari dana desa yang juga dari Kementerian Desa. Bisa juga digunakan untuk pembangunan insfratruktur atau bangunan penunjang desa wisata.

Jadi untuk apakah nanti desa itu bisa mendapat bantuan atau tidak setelah kami nanti datang ke lokasi dan kami cek apakah sesuai dengan kriterianya yang akan kita berikan bantuan,” kunci Nur Sugianti.(rp2/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top