Tenteng Infus Hadiri Sidang – Palopo Pos
Utama

Tenteng Infus Hadiri Sidang

Pada sidang perdana kasus ujaran kebencian yang digelar di Pengadilan Negeri Palopo. Salah satu saksi pelapor yang juga simpatisan JUARA, Wahyudi Yunus hadir ditengah persidangan memberikan keterangan dihadapan majelis hakim sambil tenteng botol infus.

Wahyudi yang diketahui sedang sakit, dan tengah dirawat di RS Madyang akibat kelelahan tidak menghiraukan kondisi tubuhnya untuk hadir. Jarum infus yang dibalut kapas dan plester masih tertancap disisi tangan kanannya.

Dibantu dengan salah satu petugas medis, Wahyudi yang datang sekitar pukul 14.09 Wita dengan mengenakan kaos warna hitam, celana jins, dan bersendal jepit memasuki ruang sidang.

Tak ada tiang pengait, stand mic pun dijadikan sebagai penopang botol infus.

Hakim Ketua, Arief Winarso pun membuka agenda sidang yang sempat diskorsing.

Dalam keterangannya dipersidangan, Wahyudi Yunus mengaku mendengar langsung isi orasi yang disampaikan calon wali kota nomor urut 2, Akhmad Syarifuddin (Ome).

“Saya kebetulan mau menghadiri acara kampanye JUARA didekat tempat Ome juga berorasi. Karena kondisi jalan macet, dan Saya sedang membawa mobil. Sekitar 4-6 menit lamanya sempat mendengar Sodara Ome berorasi,” katanya.

Mengenai barang bukti HP milik Wahyudi Yunus yang disita pihak pengadilan, karena berisi video orasi Ome, dikatakan Wahyudi jika video tersebut didapat dari temannya bernama Hikmah lewat pesan WA.

Lanjut Wahyudi, menurut penuturan Hikmah kepada dirinya, video tersebut didownload-nya dari akun FB bernama Dian Horor.

Hakim Ketua pun mempertanyakan kembali apakah akun FB tersebut asli atau palsu. Lalu dijawab Wahyudi tidak tahu.

Usai mendapatkan video orasi Ome, Wahyudi bersama beberapa rekannya langsung menyampaikan kepada HM Judas Amir. Yang sehari kemudian ditindaklanjuti dengan melaporkan ke Panwaslu Kota Palopo.(idr)

Click to comment

Most Popular

To Top