Jual Miras, Bos Cahaya Luwu Diadili – Palopo Pos
Kriminal

Jual Miras, Bos Cahaya Luwu Diadili

*Bersama Tiga Pengusaha THM di Labombo

PALOPO — Pengadilan Negeri (PN) Kota Palopo mengadili empat terdakwa terkait kasus penjualan minuman keras (Miras) tanpa dilengkapi izin. Masing-masing Edy, pedagang miras yang juga Bos Toko Cahaya Luwu, dan tiga pengusaha Tempat Hiburan Malam (THM) di Lambobo yakni Benny Tendriolo, Yanto Yauri, dan Jautje Watulingas Alias Oce.

Sidang perdana ini diketuai majelis hakim Ig Eko Purwanto SH didampingi dua hakim anggotanya Raden Nurhayati SH, dan Beauty D Simatau. Sidang yang berlangsung aman dan tertib ini digelar Senin 9 April kemarin, sekira pukul 08.30 Wita. Terdakwa didampingi pengacara, Harla Ratda SH.

Nampak keempat terdakwa hanya tertunduk menatap bekunya lantai Pengadilan Negeri Palopo saat Jaksa Penuntut Umum (JPU), Erlysa SH membacakan dakwaannya. Usai mendengarkan dakwaannya keempatnya berkoordinasi dengan pengacara yang mendampinginya.

Keempat terdakwa dianggap melanggar undang-undang perdagangan, itu setelah tersangka ketahuan menjual minuman keras tanpa dilengkapi dengan izin sebagaimana dengan aturan yang berlaku. Adapun barang buktinya ribuan minuman beralkohol jenis bir dan merek lainnya. Pemilik THM yang dimaksud adalah Benny Tendriolo (Marcopolo), Yanto Yauri (Fortune), dan Jautje Watulingas (Casablanca).

Usai mendengar dakwaan terdakwa, majelis hakim menunda persidangan dengan agenda selanjutnya pemeriksaan saksi-saksi. “Sedang ditunda hingga Senin 11 April mendatang, dengan agenda mendengar keterangan saksi,” kata majelis hakim.

Sebenarnya, dari empat terdakwa masih ada dua pengusaha THM lainnya yakni Marleni (THM Centro), dan Agustina Tandiseru (THM Tongkonan) berkas perkaranya masih ditangani penyidik Polres Palopo. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top