Diskop Input 1.652 UMKM ke SIKP – Palopo Pos
Ekonomi

Diskop Input 1.652 UMKM ke SIKP

PALOPO-– Dinas Koperasi dan UKM Palopo telah menginput 1.652 data Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ke Sistem Informasi Kredit Program (SIKP), website Kementerian Keuangan. UMKM tersebut akan diberi NIK sebagai sertifikat untuk mendapatkan Kredit Super Mikro.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Palopo, Karno SSos saat dikonfirmasi Palopo Pos, Minggu, 15 April 2018 kemarin.

Menurutnya, data UMKM yang diinput Diskop Palopo ke SIKP Kementerian Keuangan tersebut mendapat penilaian terbaik II se Sulsel. Penyerahan piagam penghargaan pengelola SIKP Terbaik II itu diserahkan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negera (DJPb) Provinsi Sulsel yang Kadiskop Karno di gedung Keuangan Jl. Urip Sumiharjo, Makassar, Selasa, 10 April 2018.

Lanjut Karno, sejak tahun 2017 lalu, Kementerian Keuangan memiliki program kredit super mikro tanpa agunan bagi usaha mikro dengan plafon kredit Rp5 juta. Bunganya sangat ringan, hanya berkisar 3-4 persen per tahun. Lebih rendah dari bunga KUR 7 persen.

Sebelumnya, PT Pegadaian ditunjuk oleh Menteri Keuangan sebagai salah satu penyalur Kredit Ultra Mikro (KUMi). Ini diperuntukkan bagi pelaku usaha sangat kecil (super mikro) yang tidak terjangkau Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Plafon kredit UMi maksimal Rp10 juta, bunga yang ditawarkan 2 hingga 4 persen per tahun, masa pengembalian bisa sampai tiga tahun. Sasarannya adalah penjual sayur, pedagang kelontong, dan pelaku UKM yang memiliki aset Rp10 juta ke bawah.

Menurut Asisten Manajer Bagian Pembiayaan PT Pegadaian Deputy Palopo, program Kredit UMi sudah dijalankan Pegadaian sejak pertengahan tahun 2017. Kemenkeu memang menyuntik dana ke Pegadaian untuk menyalurkan program ini. Pada tahun 2017, pemerintah mengalokasikan anggaran pembiayaan KUMi sebesar Rp1,5 triliun. Tahun 2018, ditambah menjadi Rp2,5 triliun. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top