Raih Predikat Terbaik DAK Fisik – Palopo Pos
Luwu

Raih Predikat Terbaik DAK Fisik

*2018 Sebesar Bertambah Rp114 M

LUWU — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Propinsi Sulawesi Selatan, Marni Misnur menyatakan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Luwu sebagai daerah terbaik peringkat I se-Sulsel dalam hal Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2017 lalu.

Penghargaan ini diterima langsung Kepala BPKD Kabupaten Luwu Rahimullah SE, didampingi Kasubid Pengendalian dan Pelaksanaan Pembiayaan Anggaran Transfer Daerah BPKD Kabupaten Luwu Rini Shaputri, SE, pada acara Rapat Kordinasi (Rakor) Evaluasi Penyaluran DAK Fisik, dana desa dan SKPD tahun 2017, Selasa 10 April lalu di Makassar.

Keberhasilan BPKD Luwu meraih pengharagan terbaik peringkat I Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah dalam hal Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2017 ini mengalahkan 23 daerah se-Sulsel, termasuk Kabupaten Soppeng yang menempati peringkat II dan Kabupaten Gowa di peringkat III.

“Keberhasilan kita meraih peringkat I se-Sulsel ini tidak terlepas dari kerjasama dan kordinasi yang baik antara BPKD Kabupaten Luwu dengan beberapa organisasi perangkat daerah OPD) lingkup Pemkab Luwu yang mengelola DAK tahun lalu. Kita meraih yang terbaik karena masuk dalam kategori tepat waktu dalam penyaluran DAK 2017,” ungkap Rahimullah.

Sekedar diketahui, pagu DAK Fisik kabupaten Luwu tahun 2017 sebesar Rp 84,221 miliar lebih dan yang realisasi penyerapan sebesar Rp 83,319 miliar lebih, dengan sisa yang menjadi Silpa pada RKUD sebesar Rp 33,808 juta lebih saja.

Pagu DAK 2017 yang lalu masong-masing untuk pendidikan sebesar Rp 11,514 miliar lebih, bidang kesehatan sebesar Rp 14,686 miliar lebih, bidang pertanian sebesar Rp 6,4 miliar lebih, bidang kelautan dan perikanan sebesar Rp. 2,211 miliar lebih, bidang sentra Industri kecil dan menengah (IKM) sebesar Rp 700 juta, bidang jalan sebesar Rp 38,972 miliar lebih, serta bidang irigasi sebesar Rp 9,625 miliar lebih.

“Alhamdulillah kita termasuk tepat waktu dalam hal penyerapannya sehingga dianggap memiliki kinerja yang cukup baik dalam pengelolaan DAK 2017 se-Sulsel, ” ujar Rahimullah.

Semetara pada tahun 2018 ini pagu DAK fisik Kabupaten Luwu meningkat menjadi sebesar Rp114,500 miliar lebih, terdri dari bidang Pendidikan sebesar Rp 27,984 miliar lebih, bidang kesehatan sebesar Rp 10,085 miliar lebih, bidang infrastruktur air minium (Perkim) sebesar Rp 1,265 miliar, bidang kelautan dan perikanan sebesar Rp 2,168 miliar, Kemudian, bidang pertanian sebesar Rp 4,263 miliar lebih, bidang lingkungan hidup sebesar Rp 1,225 miliar, bidang keluarga berencana sebesar Rp 500 juta, bidang sentra IKM sebesar Rp 24,460 miliar lebih, bidang pariwisata Rp 1,864 miliar lebih, bidang jalan (PU-TR) sebesar Rp 29,800 miliar lebih, bidang irigasi untuk mendukung kedaulatan pangan sebesar Rp 10,828 miliar lebih.

“Semoga keberhasilan ini menjadi semangat untuklebih meningkatkan kerjasama dengan para OPD Pemkab Luwu khususnya yang mengelola DAK 2018, utamanya dari sisi pelaporan sekaligus penyerapan anggaran DAK 2018, ” tandas Rahimullah. (and/him)

Click to comment

Most Popular

To Top