Satu Rumah, Lima Motor Terbakar – Palopo Pos
Luwu

Satu Rumah, Lima Motor Terbakar

BELOPA — Saat seluruh warga di Desa Padang Mabud tengah tertidur terlelap, tiba-tiba mereka dikejutkan dengan teriakan warga lainya yang meminta tolong.

Rupanya sumber suara sedang mengalami musibah kebakaran yang mengakibaktkan tempat tinggalnya rata dengan tanah. Kebakaran itu terjadi Jumat 13 April lalu.

Kapolsek Bupon, IPTU Hasdin, bersama personelnya, melakukan identifikasi kebakaran rumah warga di Desa Padang Mabud, Hasdin, bersama warga dibantu beberapa orang anggotanya terlibat langsung memadamkan api yang masih terlihat mengepul di puing-puing bangunan rumah milik Kamiseng (40) dengan peralatan seadanya.

“Penyebab kebakaran belum teridentifikasi. Kami masih melakukan pendataan di lapangan,” kata IPTU Hasdin, usai kebakaran.

Selain ikut memadamkan api yang menghanguskan rumah warganya, Hasdin juga mengimbau warga lainnya agar selalu waspada dan memastikan kondisi rumah benar-benar aman sebelum tidur. Kebakaran yang menghanguskan rumah Kamiseng, terjadi saat warga terlelap tidur.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api bermula dari teras rumah yang atapnya terbuat dari rumbia. “Lima sepeda motor ikut terbakar, beserta uang tunai milik korban,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam.peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kamiseng bersama keluarganya untuk sementara mengungai ke salah satu rumah kerabatnya.

Warga bersama kepolisian dan Pemerintah Desa Padang Ma’bud, menggalang bantuan untuk meringankan beban Kamiseng yang terrimpa musibah.

Kamiseng sendiri tercatat sebagai pengurus partai Golkar diwilayah padang Ma’bud. Mendapat adanya informasi soal kebakaran, sejumlah politisi asal partai Golkar langsung bertandang kelokasi untuk berbagi duka dengan Kamiseng.

Dipimpin langsung oleh Ketua DPD II Golkar Luwu, Patahuddin bersama ketua Harian Golkar Andi Muharrir serta sekretaris Golkar Ashar Mustamin Toputri dan legislator Golkar lainnya yakni Yamin Annas.

Mereka mengunjungi padanga Ma’Bud sabtu 14 April lalu.
“Kami datang hanya utnuk berbagi duka, dan semoga dengan adanya musibah ini bsia menjadi atensi bagi kita semua soal kewaspadaan agar tidak terjadi kebakaran diwilayah masing-masing,” ujar Patahuddin yang juga calon Bupati Luwu. (fan/him)

Click to comment

Most Popular

To Top