MPC Pemuda Pancasila Kian Solid – Palopo Pos
Politik

MPC Pemuda Pancasila Kian Solid

* Menangkan Ome-Bisa

PALOPO — Pendukung pasangan calon (paslon) Akhmad Syarifuddin Daud dan Budi Sada (Ome-BISA) kian solid. Terbukti pendukung dari kecamatan hingga kelurahan begitu antusias jika Ome-BISA datang melakukan kampanye dialogis. Lebih solid lagi Pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Palopo menggelar rapat konsolidasi jelang pilkada serentak 2018, di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Kota Palopo, di BTN Merdeka Blok J.5, Senin 16 April 2018, sore kemarin.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MPC PP Palopo, Akhmad Syarifuddin Daud alis Ome yang juga merupakan calon Wali Kota Palopo. Hadir juga pengurus DPC Srikandi PP Kota Palopo yang dipelopori oleh aktivis perempuan Sharma Hadeyang.
Sharma Hadeyang mengatakan, konsolidasi dilakukan untuk menghadapi Pilwali Palopo 2018.

Pihaknya merapatkan barisan untuk memenangkan Ome dalam perhelatan kontestasi pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Tidak ada alasan untuk tidak solid mendukung Ome. Untuk itu kita rapatkan barisan dirapat konsolidasi ini,” katanya.

Sharma menambahkan, selain menentukan sikap di Pilwali Palopo, pihaknya juga membahas persiapan untuk menggelar peringatan Hari Kartini yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Perayaan Hari Kartini itu sebagai bukti penghargaan kepada tokoh perintis kemerdekaan perempuan dari Tana Luwu yang saat ini telah menjadi Pahlawan Nasional Republik Indonesia. “Selain itu kami juga akan melakukan kegiatan Hari Kartini yaitu Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Palopo dan di TPM Opu Daeng Risadju di Belopa, Kabupaten Luwu,” imbuhnya.

Menurutnya, sesuai dengan falzafah pemuda pancasila yakni “sekali layar berkembang surut kita berpantang”. Yang bermakna sekali berjuang takkan pernah mundur sebelum meraih sukses.

Warga Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, menginginkan pemimpin baru. Mereka pun berteriak ganti walikota 2018!. Teriakan itu sambut Calon Walikota Palopo, Ahkmad Syarifuddin Daud alias Ome dengan mengangkat salam dua jari kepada warga.

Silaturahmi itu dihadiri ribuan warga Kelurahan Songka. Silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Tokoh Masyarakat (Tomas) setempat, tim pemenangan Ome-Bisa, serta tim kerabat.

Bahkan salah satu Tokoh Masyarakat Songka yang hadir dalam silaturahmi Muh Rum Masau mengatakan bahwa seandainya Pak Ome ditahan pasca vonisnya di Pengadilan Negeri (PN) Palopo, maka beliau bersama seluruh keluarga dan kerabat di Wara Selatan siap menggantikannya di dalam penjara.

“Kami bersama warga yang ada di Wara Selatan akan menggantikan Pak Ome di dalam penjara seandainya PN Palopo menjatuhkan hukuman penjara bagi Pak Ome,” ungkap Muh Rum yang diiyakan oleh ribuan warga yang hadir, kemarin.

Selain itu beliau juga berpesan bahwa tdk ada alasan masyarakat Wara Selatan tidak memenangkan pasangan Ome-Bisa, karena mereka selain inginkan pemimpin baru, juga karena meyakini hanya pasangan Ome-Bisa yang dianggap mampu membawa Kota Palopo ke arah yang lebih baik.

“Pasangan inilah yang menjadi harapan kami yang mampu mengembalikan tatanan pemerintahan dan tatanan adat Luwu ke depan. Meskipun Ome di vonis oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Palopo sore kemarin, namun hal tersebut tidak membuat pasangan yang dikenal amanah dan merakyat ini jauh dari masyarakat,” pesannya.

Selain Muh. Rum Masau, Kol (Purn) Ir. Amsal Sampetondok juga memberikan orasinya. Ia mengajak seluruh masyarakat yang hadir agar dalam menentukan pilihannya berdasarkan hati nurani, berlandaskan komitmen pada dirinya sehingga tidak akan terpengaruh dengan godaan apapun itu dan tetap memilih nomor urut 2, yakni pasangan Ome-Bisa.

“Jika kita ingin memilih pemimpin yang baik, maka pilihlah sesuai dengan hati nurani. Jangn terpengaruh dengan selembar uang kertas, dan tetap pilih nomor urut 2 yang dapat membawah perubahan di Kota Palopo lima tahun kedepan,” kata Amsal Sampetondok.

Sementara itu, Ome yang mengawali orasinya dengan sebuah lagu sebagai tanda kecintaan kepada masyarakat Songka dan sekitarnya yang naik memberikan orasi politiknya mengatakan bahwa pasca vonis yang didapat dari PN Palopo, tidak membuat dirinya jauh dari masyarakat Palopo.

“Kemarin saya divonis di Pengadilan, namun hal tersebut bukan menjadi penghalang untuk bisa menyapa dan mendekatkan diri kepada kita semua,” kata Ome yang disambut dua jari ribuan warga. “Kita akan meraih kemenangan yang lebih bermartabat pada 27 Juni 2018 mendatang.

Insya Allah,” lanjut Ome.
Terakhir, Ome menyampaikan terima kasihnya kepada ribuan warga songka yang datang dan memberikan suppor dan dukungan kepada pasangan Ome-Bisa yang akan membawah perubahan di Kota Palopo lima tahun kedepan. (him/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top