Piala Adipura Ditentukan Ekspose Walikota – Palopo Pos
Metro

Piala Adipura Ditentukan Ekspose Walikota

PALOPO — Tahapan penilaian Adipura terus berproses. Setelah melalui penilaian tahap kedua Adipura, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo tengah melakukan penginputan data non fisik terkait penilaian Adipura.

Setelah itu, Walikota Palopo akan melakukan ekspose di hadapan Kementerian Lingkungan Hidup terkait pengelolaan lingkungan hidup di Kota Palopo.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palopo, Drs Rachmad, M.Si, Kamis 12 April 2018.

Menurut Rachmad, masih banyak proses yang akan dilalui dalam mendapatkan piala Adipura. Setelah menjalani penilaian di titik pantau oleh tim penilai Adipura, DLH diwajibkan melakukan penginputan data non fisik.

”Berbagai hal yang diinput di dalamnya terkait dengan beberapa hal. Yakni tentang bagaimana visi misi walikota dalam hal pengelolaan lingkungan hidup. Dimana juga terkait data umum seperti data pertambahan timbunan sampah harian.

Yang mana mencakup sampah rumah tangga, sampah kantor, sampah terminal, sampah perniagaan, sampah fasilitas publik dan lainnya,” sebut Rachmad saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Selain itu, katanya, berapa jumlah sampah yang terolah menjadi komposting, didaur ulang, menjadi bahan bakar, di bank sampah, menjadi biogas dan lainnya.

”Selain itu dasar hukum terkait pengolahan sampah yang ada di Kota Palopo, terkait peraturan Wali Kota sebagai acuan dalam pengolahan persampahan,” jelas mantan Kepala Damkar Kota Palopo ini.

Ia melanjutkan, juga terkait anggaran pengelolaan lingkungan. Yakni berapa anggaran yang dibutuhkan dalam pengelolaan lingkungan. Disamping itu juga retribusi kebersihan, jumlah armada angkutan sampah yang digunakan.

Kapasitas sampah, peta pelayanan sampah, serta peran serta masyarakat.
Sementara itu, lanjutnya, tim penilai Adipura yang melakukan penilaian di Kota Palopo akan melakukan persentase di dewan adipura di Jakarta.

”Jadi tim penilai akan melakukan persentase di dewan Adipura di Jakarta berdasarkan penilaian mereka. Dari hasil tersebut akan diurut pointnya dalam sistem, apakah Kota Palopo masuk dalam passing grade dalam mendapatkan Piala Adipura,” tuturnya.

Jika ada hal signifikan, yakni nilai yang diperoleh naik drastis maupun turun drastis di titik pantau maka akan dilakukan verifikasi ulang. Setelah ada hasilnya maka Wali Kota Palopo akan diundang melakukan ekpose terkait data fisik dan non fisik.

”Walikota akan memaparkan seluruh hal yang terkait dalam hal persampahan dalam ekspose di hadapan Kementerian Lingkungan Hidup dihadiri berbagai pakar lingkungan, ekonomi, dan pakar lainnya. Endingnya itu ekspose walikota, dimana jika ada undangan melakukan ekspose maka ada peluang besar mendapatkan Piala Adipura. Namun, endingnya ada pada ekspose Wali Kota, bagaimana perhatian pemerintah terhadap lingkungan hidup,” paparnya. (rhm/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top