Sabtu-Minggu, Wisata Sungai Pakalolo Padat Pengunjung – Palopo Pos
Luwu

Sabtu-Minggu, Wisata Sungai Pakalolo Padat Pengunjung

BUA — Ratusan warga Kabupaten Luwu maupun dari daerah lain, Sabtu-Minggu kemarin memadati objek wisata permandian alam Sungai Pakalolo. Diprediksi hingga memasuki bulan suci Ramadan pertengahan Mei mendatang, objek wisata ini akan terus dikunjungi wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Luwu, H Andi Sana S.Sos, kepada harian ini Minggu 15 April lalu mengungkapkan, Pemkab Luwu memberi apresiasi terhadap wisatawan yang telah memberikan kepercayaan untuk mengisi waktu liburan disejumlah objek wisata di Kabupaten Luwu, termasuk di Sungai Pakalolo.

“Kami mengamati, sejak Sabtu, Minggu para wisatawan baik dari Kabupaten Luwu maupun dari daerah tetangga seperti Kota Palopo dan Wajo banyak mengunjungi objek wisata di Luwu.

Setidaknya objek wisata yang kami pantau ramai pengunjung, yakni di Sungai Pakalolo Bua, demikian pula pantai Ponnori Larompong Selatan, Buntu Matabing Larompong Selatan, air terjun Sarambu Masiang di Suli Barat, ” ungkap Andi Sana.

Andi Sana mengatakan, meskipun sejumlah fasilitas pendukung di sejumlah objek wisata masih sangat minim, namun Pemkab Luwu secara bertahap akan menyediakan fasilitas tersebut, sehingga dapat digunakan para wisatawan untuk beristirahat.

“Kemampuan anggaran kita memang belum memadai untuk memaksimalkan fasilitas. Tetapi setiap tahun kami berupaya menambah fasilitas yang ada. Untuk tahun ini objek wisata sungai Pakkalolo kita tambah gazebo sebanyak dua unit sehingga kita harapkan dapat optimal pemasukan PAD dari objek wisata Pakalolo, ” tandas Andi Sana.

Dari pantauan harian Palopo Pos, Minggu kemarin objek wisata Pakalolo nampak ramai pengunjung, puluhan kendaraan nampak terparkir diarea objek wisata yang terletak di Desa Lengkong sekitar 7 KM dari jalan poros trans Sulawesi di kecamatan Bua tersebut.

“Kami sekeluarga senang mendatangi lokasi Sungai Pakalolo, airnya sangat bersih dan suasana alamnya masih asri, sangat nyaman mandi-mandi di sungai ini bersama keluarga, bahkan sambil mencuci sajadah karena sudah mau masuk bulan Ramadan. Insha Allah memasuki Ramadan kami akan kemari lagi, ” ungkap Hasniati, salah seorang pengnjung asal Kota Palopo.

Disamping melakukan aktivitas mandi-mandi, pengunjung nampaknya senang berlama-lama diareal objek wisata sungai Pakalolo, karena mereka dapat melakukan aktivitas apa saja, seperti mencuci pakaian, bahkan memasak makanan khas lokal Luwu, seperti kapurung, parede dan ikan bakar, lawa, kemudian dinikmati bersama-sama sebagai menu makan siang.

“Di Pakalolo asyik ditempati rekreasi pak, suasananya tenangdan nikmat sambil mandi kita makan siang bersama. Hanyasaja pak, kami harap jalan masuk ke lokasi ini bisa dibenahilah karena banyakyang berlubang, termasuk lokasi sekitar gazebo oni sebaiknya di paving blok agar tidak kotor, ” kata Ardi, salah seorang pengunjung Pakalolo asal Kecamatan Ponrang. (and/him)

Click to comment

Most Popular

To Top