Bulog Gelar Pasar Murah – Palopo Pos
Ekonomi

Bulog Gelar Pasar Murah

* Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan

PALOPO— Perum Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Palopo, menggelar Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP). Ini dilakukan sejak bulan Januari lalu. Apalagi menjelang masuknya bulan ramadan, harga bahan pokok tentu akan mengalami kenaikan. Sehingga dengan adanya GSHP, kenaikan harga bisa ditekan.

Kepala Bulog Sub Divre Palopo, Luthfi Said yang ditemui Palopo Pos, Kamis, 19 April 2018 kemarin, mengungkapkan salah satu tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga pangan menjelang masuknya bulan ramadan. Selain itu, kegiatan ini merupakan instruksi dari pusat dan dilaksanakan serentak se Indonesia.

Lanjutnya, beberapa kebutuhan pokok yang dipasarkan dalam GSHP ini seperti beras medium dan premium, gula, minyak goreng kemasan dan terigu.
Untuk beras medium dijual dengan berat 25 kg seharga Rp230 ribu, beras premium dengan berat 5 kg seharga Rp50 ribu.

Minyak goreng kemasan seharga Rp13 ribu per liter, gula pasir dijual Rp12.500 per kg, serta terigu dua macam harga ada yang Rp8 ribu per kg dan ada yang harga Rp8.300 per kg.

“Harga jual untuk komoditas-komoditas tersebut dipastikan di bawah harga pasar karena prinsipnya untuk memudahkan masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok. Apalagi jelang ramadan ini harga dipasaran akan mengalami kenaikan,” ujarnya.

Adanya stabilisasi pangan ini, masyarakat bisa mudah mendapatkan dengan harga terjangkau. Apalagi saat sekarang ini menjelang masuknya bulan puasa, harga sembako mulai naik secara perlahan. “Sebenarnya GSHP ini kami sudah lakukan sejak bulan Januari lalu dan rencana akan terus kami lakukan hingga akhir tahun ini,” paparnya.

Terkait dengan stok ketersediaan pasokan pangan. Bulog masih memiliki persediaan yang cukup hingga memasuki bulan puasa dan masyarakat tidak perlu khawatir. “Stok kami saat ini cukup dan akan terus melakukan penambahan jika dilihat stok sudah kurang,” ujarnya.

Diakui Luthfi, selama GSHP dilakukan respon masyarakat yang datang untuk membeli cukup baik. Terbukti dari penjualan yang mengalami kenaikan tiap bulannya. “Yang paling banyak dibeli masyarakat itu beras, gula, dan minyak goreng,” tuturnya. (udy/ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top