BPN Targetkan 5.370 PTSL Rampung – Palopo Pos
Luwu Timur

BPN Targetkan 5.370 PTSL Rampung

MALILI — Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Luwu Timur, Suhartono menargetkan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 yang dibebankan sebanyak 5.370 bidang dapat rampung tepat waktu.

Menurut Suhartono target itu sesuai alokasi jatah pemerintah pusat yang diharapkan dapat selesai tepat waktu.

“Kami optimis dan siap menyelesaikan tugas itu tepat waktu,” kata Suharto kepada Palopo Pos, Jumat 20 April 2018.
Dijelaskan Suharto, sebelumnya tahun 2017 lalu, pengurusan sertifikat gratis namanya Program Nasional (Prona) kemudian prona diganti namanya dari pusat menjadi PTSL.

“Dalam program tersebut, masyarakat yang mengurus sertifikat, tidak dipungut biaya alias (gratis). Dan petugas BPN langsung turun ke lokasi untuk mengukur tanah milik warga,” jelas Suharto.

Sedangkan persyaratan untuk mengurus serifikat dengan sistim PTSL, jelasnya, pemohon wajib memiliki surat kepemilikan tanah seperti surat hibah, surat jual beli, foto copi KTP, foto copy KK,dan 4 lembar materai.
Suhartono menjelaskan, bagi masyarakat yang tidak memiliki surat tanah sama sekali, dapat dikeluarkan surat sertifikatnya asal Kepala Desa mau mengisi surat formulir, dengan sempadan yang tidak keberatan, dan lahan tidak sengketa.

“Kemudian kemudahan dalam sistim PTSL pajak tanah yang harus dibayar kepada pemerintah dapat ditangguhkan. Sementara kalau Prona harus dibayar pajak terlebih dahulu,” jelasnya.

Dikatakannya, tahun ini yang mendapatkan PTSL, diantaranya Desa Bangun Jaya 1.000 bidang dan Desa Mandiri, Kecamatan Tomoni 744 bidang. Selain itu, Desa Pancakarsa 1.000 Bidang dan Desa Margolembo Kecamatan Mangkutana 1.000 Bidang. Dan terakhir Desa Libukang Mandiri 801 Bidang, serta Desa Buangin Kecamatan Towuti, 825 Bidang. (krm/rhm)

Click to comment

Most Popular

To Top