KPU Palopo Digugat ke PTTUN – Palopo Pos
Utama

KPU Palopo Digugat ke PTTUN

*Juga ke DKPP dan Kepolisian

PALOPO — Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo digugat ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negaera (PTTUN). Gugatan dilayangkan Hamzah, masyarakat Palopo per tanggal 25 April 2018 dengan nomor perkara 30/G/Pilkada/2018/PT Mks.

Selain ke PTTUN, komisioner KPU Palopo juga telah dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan mempidanakan di kepolisian. Karena mengambil keputusan yang tidak sesuai kewenangannya.

“Langkah ini kami ambil setelah berkonsultasi dengan kuasa hukum Ome-BISA, Harla Ratda, Lukman SWahid, dan Imran Nating,” kata Hamzah, salah satu masyarakat dalam siaran persnya yang diterima Palopo Pos, Kamis 26 April 2018.

Ia menilai keputusan KPU Palopo keliru, yang menolak rekomendasi Panwaslu adalah keputusan yang salah. Ditambahkan kuasa hukum Ome-BISA, Harla Ratda, ada beberapa hal yang berdasar jadi alasan kalau itu salah.

Pertama, mengenai surat Dirjen Otoda bukan produk hukum. “Yang namanya produk hukum itu UU atau Peraturan Menteri. Kalau surat Dirjen ini hanya surat keterangan biasa,” sebutnya.

Kedua, Tim Ome-BISA juga menyoroti adanya calon petahana yang makan malam dengan Penjabat Gubernur Sulsel yang juga Dirjen Otoda. Diketahui itu sehari sebelum surat Dirjen keluar. “Ini disampaikan petahana sendiri loh dihadapan pendukungnya di Ratona. Ini kami menduga ada KKN,” katanya.

Ketiga, KPU Palopo tidak punya wewenang melakukan analisa, apalagi menolak melaksanakan rekomendasi Panwaslu. “Mestinya KPU hanya menindaklanjuti rekomendasi Panwaslu,” ujarnya.

Keempat, apa yang jadi tanggapan Dirjen Otoda hanya menanggapi yang jabatan Pelaksana Tugas (Plt). “Sementara laporan masyarakat soal mutasi masuk bulan Maret 2018. Itu bukan laporan kami. Belakangan 12 April, Hamsah melaporkan mutasi juga. Dilaporkan jelas kok, ada SK definitif kepsek, dokter,” jelasnya.

Untuk itu, harusnya KPU Palopo melakukan konsultasi dengan Panwaslu sebelum mengambil keputusan.

Sementara itu, Komisioner KPU Palopo menanggapi adanya gugatan ini, dikatakan Ketua KPU Palopo HaedarDjidar kalau apa yang sudah menjadi keputusan KPU Palopo telah diputuskan dengan seksama.

Terkait dengan adanya gugatan keputusan ke PTTUN, kata Haedar belum bisa menanggapi banyak. Karena dari pihak KPU sendiri juga belum melihat apa isi gugatannya. “Kita belum bisa komentar keputusan laporan tersebut, materinya apa, tuntutannya apa. Yang jelas kami di KPU siap saja,” sebutnya. (idr)

Click to comment

Most Popular

To Top