Menipu, 4 Ibu-ibu Asal Palopo Ditangkap – Palopo Pos
Kriminal

Menipu, 4 Ibu-ibu Asal Palopo Ditangkap

*Saat Beraksi Pelaku Gunakan Mobil Ertiga

WALMAS –– Alamak. Ibu-ibu ini sudah tidak malu melakukan tindak kejahatan. Buktinya, mereka kini berurusan dengan aparat kepolisian karena diduga melakukan pencurian dengan modus penipuan barang milik orang.

Sebelum diamankan polisi, empat ibu rumah tangga asal Kota Palopo ini, nyaris diamuk warga di Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara (Walut), Kabupaten Luwu.

Keempatanya tertangkap tangan saat hendak melakukan pencurian dengan modus penipuan di salah satu kios milik Amrullah (45), warga Lingkungan Paning Langkan, di Kelurahan Bosso, Kecamatan Walut.
Massa menghadang para pelaku di pertigaan Kelurahan Bosso-Bosso Timur (Bostim), sekira pukul, 15.15 Wita, Sabtu, 28 April 2018.

Karena semuanya perempuan, warga tidak tegah menghakimi para pelaku. Namun, sebelum pihak yang berwajib datang, beberapa warga yang sudah emosi sempat melayangkan pukulan dan menendang para pelaku.

Selang beberapa menit kemudian, aparat kepolisian Polsek Walenrang, dipimpin langsung, Aiptu Harri Messak, tiba di lokasi dan mengamankan para pelaku.

Mereka sempat kabur, namun massa yang jumlahnya sekitar ratusan orang lebih banyak mengejar sehingga keempat Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tempat tinggalnya berbeda-beda di Kota Palopo menyerah dan minta ampun.

Keempat terduga adalah Herianti alias Mama Ipong (45), warga Jalan Anggrek Non Blok, Nengsi alias Mama (38), juga warga Jalan Anggrek, Susi alias Mama Adam (38) warga Kelurahan Pajalesang, dan Eka Santi alias Mama Ika (38) warga Jalan Merdeka Nomor 75 Kota Palopo.

Selain mengamankan empat pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni mobil Ertiga warna merah maron DP 1399 ED, uang sebanyak Rp3.075.000, empat handpone, 3 merek Samsung, 2 diantaranya jenis lipat dan 1 merek Nokia warna hitam.

Barang yang dicuri diakui pelaku sudah dijual ke sejumlah warung dan kios di Kota Palopo.
Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp4 juta.

Dihadapan penyidik, Herianti mengaku menelepon istri Amrullah dalam hal ini Suarni (45) kalau mereka akan datang mengambil gula satu zak di kios korban.

Sehari sebelumnya, lanjut Herianti, dia berasama tiga rekannya masing-masing Nengsi, Susi dan Eka, mengambil 18 tabung 3 kg, 2 bungkus sabun, 5 botol sirup DHT, 10 bungkus rokok Samporna, 5 bungkus rokok LA Boald, 2 bungkus rokok MLD, 3 kaleng susu cap enak dan 2 kaleng susu cap bendera.

“Kami menyesal pak dan perbuatan ini tidak akan lagi kami lakukan,” ucap Herianti, diiyakan tiga rekannya, menyesal.
Menganggap sangat mudah melakukan penipuan terhadap istri korban, Sabtu, 28 April 2018, Herianti kembali menelepon Suarni dengan dalih akan mengambil 1 Zak gula.
Namun, aksinya telah tercium dan Amrullah lebih dulu melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolsek Walenrang.

“Begitu pelaku datang saya bersama warga langsung memberhentikan mobil yang dipakai. Eh, bukannya baik-baik mereka malah kabur disitulah para pelaki dikejar dan ditangkap di pertigaan Kelurahan Bosso-Bostim,” kata Amirullah, kepada Palopo Pos, di Mapolsek Walenrang.

Kapolsek Walenrang, AKP Rafly SSos MH, membenarkan adanya penangkapan empat wanita asal Palopo, atas kasus dugaan pencurian dengan modus penipuan. “Saat ini para diamankan di Mapolsek Walenrang, guna proses hukum lebih lanjut,” tegasnya. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top