Lagi, Pembakar Pos Ojek Diciduk – Palopo Pos
Kriminal

Lagi, Pembakar Pos Ojek Diciduk

*Sempat Buron Selama Tujuh Hari

PALOPO — Masih ingat kasus pembakaran Pos Pangkalan ojek di Jalan Cempaka, Kelurahan Pajalesang, Kota Palopo, Sabtu 28 April 2018 lalu.

Sebelumnya, polisi menangkap dua pelaku warga Pajalesang inisial AT (28) dan PJ (30). Sementara dua pelaku lain yang melarikan diri, satu diantaranya akhirnya dibekuk.

Adalah, lelaki inisial Zulfikar alias Panjang (18) warga Jalan Dahlia Raya atau belakang Pesantren Putri Kota Palopo.
Dipimpin langsung Aipda Umar Jaya, Sabtu, 5 Mei 2018.
Saat ditangkap Zulfikar tak memberikan perlawanan berarti.
Dia pun (Zulfikar) langsung digelandang ke Mapolres Palopo, guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Sudah tiga pelaku yang kita tangkap, yakni AT, PJ dan Zulfikar. Dari empat pelaku yang membakar Pos Pangkalan Ojek, tunggal satu orang yang sementara dalam pengejaran,” kata Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, Sabtu, 5 Mei 2018.

Masih kata perwira tiga balok itu, Zulfikar sempat buron selama tujuh hari bersama seorang pelaku lainnya. Namun, satu pelaku yang saat ini sudah dikantongi identitasnya, masih dalam pengejaran Tim Jatanras.

Zulfikar dirangkap berdasarkab Laporan Polisi LPA/31/IV/2018/SPKT, Tanggal 28 April 2018.
Empat pelaku dimana tiga diantaranya sudah ditangkap ini dilaporkan telah membakar pos pangkalan ojek lantaran kecewa setelah melihat papan pangkalan ojek terlepas dari tempatnya. Sehingga, papan nama ojek tersebut memilih dibakar. Saat membakar papan nama ojek, keempat pelaku dalam keadaan mabuk lem Fox.
Pos pangkalan ojek tersebut, dijadikan para pelaku nongkrong kemudian menghisap lem Fox pada malam hari.

“Pelaku saat membakar pos memang dalam keadaan mabuk lem fox. Mereka kecewa papan nama pos ojek terlepas ditempat nongkrong itu sehingga memutuskan untuk dibakar,” terang Ardy Yusuf.

Ia menambahkan, seorang pelaku yang saat ini dalam pengejaran pihak yang berwajib diminta untuk menyerahkan diri sebelum penegak hukum mengambil langkah tegas. “Kami minta satu pelaku ini menyerahkan diri. Identitas lengkap sudah kami kantongi tinggal menyergap pelaku,” tegas Ardy Yusuf. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top