Preman Obrak-Abrik Toko Mery – Palopo Pos
Kriminal

Preman Obrak-Abrik Toko Mery

*Satu Terduga Ditangkap, Yang Lain Buron

PALOPO — Sekelompok preman mendatangi Gudang Toko Mery yang berlokasi di Jl KH Ahmad Rasak, Kota Palopo, sekira pukul, 20.00 Wita, Minggu malam, 6 Mei 2018.

Sesampainya ditempat tersebut, pelaku yang lebih dari satu orang itu kemudian mengobrak-abrik dengan menendang dan merusak pintu gudang.

Bukan hanya itu, salah seorang karyawan toko atas nama
Fransiskus Natan (27) alamat Jalan KH Ahmad Rasak atau penjaga gudang Toko Meri.

Akibat dianiaya, kepala bagian belakang korban robek dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) At-Medika untuk mendapatkan perawatan medis.

Dua jam lebih setelah kejadian, polisi bergerak cepat kemudian meringkus satu dari tiga pelaku yang melakukan tindak kriminalitas di gudang Toko Mery.

Adapun identitas pelaku Yogi (20)
alamat Jalan KH Ahmad Rasak, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara Kota Palopo.

Pelaku dibekuk di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan KH Ahmad Rasak Kelurahan Pajalesang Kota Palopo.

Yogi dibekuk anggota Polsek Wara, sekira pukul, 23.30 Wita, Minggu, 6 Mei 2018 berdasarkan LPB/31/V/2018/SPKT tangal 06 Mei 2018 TKP Jl KH Ahmad Rasak Kelurahan pajalesang Kota Palopo.

Kapolsek Wara, Kompol Arsyad Kaonga, mengatakan, berawal dari Antonius Tikar bersama dengan pacarnya mengendarai sepeda motor dari arah Lumenda menuju ke gudang Mery.

Ditengah prjalanan tepatnya di pertigaan Ahmad Rasak mereka diberhentikan salah seorang yang tidak kenal, kemudian Antonius dimintai uang (dipalak, red). Namun Antonius Tikar tidak berhenti justru tancap gas dan pergi memanggil teman-temannya yang ada di gudang Mery.

“Selanjutnya Antonius bersama teman-temannya mendatangi pemalak tersebut, tetapi korban diserang dengan sekelompok anak muda yang kumpul di pertigaan,” kata Arsyad Kaonga, Senin, 7 Mei 2018.

Merasa diremehkan, pelaku berteman mendatangi gudang Meri kemudian melakukan pengrusakan dengan cara memukul beberapa pintu serta melakukan penganiayaan terhadap Antonius Tikar.

Tak terima diperlakukan seperti itu, rekan korban yakni Fransiskus Natan yang juga menjadi korban penganiayaan mendampingi Mapolres Palopo untuk mengadukan insiden yang dialaminya.

“Korban dalam hal ini Antonius Rikar masih dirawat di RS At Medika, sedang pelaku diamankan di Reskrim Sek Wara Kota Palopo,” pungkasnya. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top