Masih 2 Pelaku Buron, Seba-Seba Tegang – Palopo Pos
Kriminal

Masih 2 Pelaku Buron, Seba-Seba Tegang

*Buntut Pelaut Dibusur Hingga Tewas

PALOPO — Dari tujuh pelaku pembusuran yang menewaskan Mardi alias Upa (35) warga Dusun Singgasari, Desa Seba-Seba, Kecamatan Walenrang Timur (Waltim) Kabupaten Luwu, dua pelaku lainnya dinyatakan masuk dalam buku register Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Walenrang. Empat dari tujuh pelaku merupakan warga Kota Palopo.

Para pelaku yang masih menjalani proses pemeriksaan intensif di Polsek Walenrang adalah Iit Tolipu alias Iit Anggara (19), Arikdal alias Iddal (19), Indra Setiawan alias Hendra (22), Ucok Tolipu alias Ucok (23), Yayan Saputra alias Yayan (20), Uppi (20) dan Zulkifly (21).

Hasil pengembangan yang dilakukan terhadap para pelaku, terungkap masih ada dua pelaku yang diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan (penikaman) hingga menewaskan pria yang berprofesi pelaut itu.

“Karena dua pelaku lainnya masih berkeliaran, polisi pun tak henti-hentinya melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Yang pasti keduanya harus ditangkap untuk bertanggungjawab dengan apa yang telah diperbuat. Akan tetapi jauh lebih kesatria jika kedua buronan itu menyerahkan diri sebelum petugas bertindak tegas,” kata Kapolsek Walenrang, AKP Rafly SSos MH, Senin 14 Mei kemarin.

Dari pantauan Palopo Pos saat berada di lokasi rumah duka, Dusun Singgasari, Desa Seba-Seba, Kecamatan Waltim, jenazah korban dikebumikan di Pemakaman Keluarga di Desa Seba-Seba kemarin sekira pukul, 15.30 Wita. Jenazah korban pembunuhan itu dibawa menuju ke tempat peristirahatan terakhir, isak tangis pecah kemudian susana tegang pun menyelimuti Desa Seba-Seba.

Kapolsek Walenrang beserta anggotanya kemudian pemerintah setempat desa/kecamatan ikut melayat sekaligus mengucapkan belasungkawa terhadap musibah yang dialami korban.

“Setelah dilakukan pengembangan pelaku yang terakhir dibekuk atas nama Uppi mengaku masih ada dua rekannya yang saat itu berada di lokasi kejadian. Berarti bukan delapan melainkan ada sembilan pelaku dan bisa saja lebih dari itu,” ucap Kapolsek Walenrang, di rumah duka.

Mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sejumlah personil Polsek Walenrang, dibeck up Sabhara Polres Luwu, dikerahkan ke TKP yang tak lain berada di depan rumah salah satu pelaku atas nama Iit.

“Sesuai instruksi Bapak Kapolres Luwu, maka anggota kita tempatkan di TKP sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah tersebut,” ucap Rafly.

Kapolsek mengaku, dirinya telah melakukan pendekatan persuasif terhadap keluarga korban bahwa kasus tersebut telah ditangani secara serius sehingga keluarga korban harus menyerahkan penuh kasus tersebut kepada pihak yang berwajib.

“Tujuh pelaku sudah kita tangkap, dua lainnya sementara dalam pengejaran. Percayakan kepada kami dan jangan ada gerakan-gerakan tambahan dari pihak keluarga korban,” tegasnya.

Sementara itu, Kades Seba-Seba, Sirdan mengatakan sejak peristiwa naas itu dirinya mengaku kurang tidur. Hal itu demi keamanan dan kenyaman masyarakat desa.
“Ini demi keamanan desa kami,” tutup Sirdan. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top