Diare Rentan Menyerang Awal Puasa – Palopo Pos
Metro

Diare Rentan Menyerang Awal Puasa

ilustrasi

* Komisi I Sidak RSUD Sawerigading, Ingatkan Ancaman Penyakit

PALOPO –— Komisi I DPRD Palopo berkunjung ke RSUD Sawerigading Palopo, kemarin. Kunjungan mirip sidak ini guna memastikan kesiapan manajemen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di awal puasa. Komisi I juga mengingatkan ancaman penyakit. Katanya, diare rentan menyerang di awal puasa.

Rombongan komisi I DPRD Palopo dipimpin langsung ketuanya, Abd Jawad, didampingi Bakri Tahir, Steven Hamdani, dan anggota komisi lainnya. Di sana, mereka diterima langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUD, dr Nazaruddin. Di depan direktur rumah sakit, mereka meminta kepastian pengelola RSUD atas layanan yang disediakan dalam menghadapi bulan puasa. “Ini perlu dipastikan,” ucap ketua komisi.

Lanjutnya, ”jangan sampai bulan Ramadan memengaruhi aktivitas tenaga di RSUD dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ini kita tidak mau,” tandas ketua komisi I lagi.
Untuk itu, ia minta kepada pengelola agar menyediakan layanan maksimal dan menyediakan berbagai kebutuhan dalam menopang jalannya pelayanan seperti tenaga perawat, dokter, serta fasilitas lainnya yang berkaitan dengan layanan terhadap pasien.

“Jangan sampai pelaksanaan puasa ini banyak masyarakat yang secara tiba-tiba membutuhkan perawatan,” paparnya.
Biasanya, kata dia, pada awal puasa banyak warga yang terserang penyakit diare. ”Ini mesti diwaspadai,” imbuhnya, serius.

Selain itu, politisi PBB juga menanyakan jumlah tenaga dokter dan perawat. Adapun para tenaga tersebut dimaksudkan agar tetap melayani masyarakat sebagaimana mestinya. “Kita tidak inginkan puasa menjadi alasan tidak maksimalnya kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tentutnya hal ini menjadi tugas pokok pengelola RSUD dalam memastikan kesiapan yang urgen,” katanya.

Dirut RSUD Sawerigading, dr Nasaruddin, menjamin jika pihaknya tetap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karenanya keberadaan bulan ramadan ini dipastikan tidak akan memengaruhi kinerja para perawat dan dokter. “Kami tetap mengutamakan suatu pelayanan kepada masyarakat. Sejuh ini para dokter dan perawat tetap siap melayani, terkecuali hari libur,” kuncinya. (rul/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top