Luwu Raya Masuk Non Zona Musim – Palopo Pos
Utama

Luwu Raya Masuk Non Zona Musim

*Tak Terpengaruh Musim Hujan dan Kemarau

PALOPO — Peringatan dini atau early warning dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Sulsel.

Salah satunya potensi hujan deras disertai angin kencang bahkan petir di Luwu Raya yakni Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Wilayah IV Makassar, Siswanto, mengatakan kondisi cuaca itu diprediksi akan terjadi Senin 21 Mei 2018 hingga beberapa hari kedepan.

Kata Siswanto, kondisi ini penting menjadi perhatian pemerintah setempat di Luwu Raya utamanya masyarakat agar mewaspadai kemungkinan adanya bencana akibat dari cuaca buruk.

“Kalau kita liat periode Luwu Raya selama 30 tahun terakhir, sekarang Luwu Raya dalam periode puncak musim hujan. Beberapa hari terakhir memang terjadi hujan sedang dan kemungkinan masih terjadi hingga beberapa hari kedepan, hujan deras disertai angin kencang bahkan petir. Saran kami agar rajin mencermati cuaca seperti ini yakni selalu dapat memperhatikan informasi dari BMKG,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Luwu Raya, Winarno Nurdiyanto kepada Palopo Pos menjelaskan, wilayah Sulawesi Selatan memiliki karakteristik iklim yang unik. Dimana Sulsel bagian Barat sudah memasuki musim kemarau, Sulsel bagian Timur memasuki musim hujan.

Sedangkan Sulsel bagian Utara yaitu Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo dan Toraja Utara adalah daerah Non Zona Musim (Non ZOM) antara musim hujan dan musim kemarau tidak bisa dibedakan karena curah hujan rata-rata sepanjang tahun tinggi.

Sebagai bentuk kewaspadaan bencana, Wali Kota Andi Arwien turun sidak memantau kesiapan BPBD Kota Palopo, mengingat hujan lokal dengan intensitas tinggi sering terjadi.

Dalam kunjungannya tersebut, Andi Arwien memberikan arahan-arahan kepada para petugas/pegawai di kantor BPBD Palopo. Dengan keterbatasan anggaran yang ada, harap dia, semoga dapat dikondisikan dengan melihat jumlah anggaran yang ada masih sangat kurang. ”Tapi tetap siaga dan tanggap terhadap tugas,” imbuhnya.

Hal yang sama juga diharapkan kepada setiap daerah di Luwu Raya dan Toraja agar senantiasa waspada bencana alam yang datang dengan melihat cuaca saat ini. (rhm/idr)

Click to comment

Most Popular

To Top