80 Napi Narkoba Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri – Palopo Pos
Kriminal

80 Napi Narkoba Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

PALOPO — Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rampoang, Kota Palopo, mengusulkan 255 narapidana (Napi) mendapatkan remisi Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Dari jumlah tersebut, 80 diantaranya yang terlibat narkoba diusulkan mendapatkan remisi.

Kepala Lepas Palopo, Indra Sopyan mengatakan pihaknya telah mengusulkan remisi Idul Fitri ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Dari jumlah 255 napi, ada 80 napi kasus narkoba yang diusulkan mendapatkan pengurangan masa tahanan. Hanya saja, usulan remisi bisa saja berubah. Misalnya, saat diusulkan napi melanggar aturan, itu bisa dicabut remisinya,” terang Indra, Kamis 7 Juni siang kemarin.

Dia menegaskan bahwa untuk kasus terorisme tidak mendapatkan remisi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 99 tahun 2012.

“Yang diusulkan remisi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan pemasyarakatan untuk selalu berintegritas, berkelakuan baik selama menjalani hukumannya, tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang telah ditentukan,” imbau Indra.

Dikatannya lagi, bahwa pemberian remisi atau pengurangan masa pidana diberikan kepada narapidana sesuai dengan UU No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, serta Keputusan Presiden No. 174 /1999 tentang Remisi.

Tentunya, masih kata Indra, remisi khusus (RK) Idul Fitri diberikan kepada narapidana beragama Islam yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif, di antaranya telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak terdaftar pada register pelanggaran disiplin narapidana, serta aktif mengikuti program pembinaan di lapas/rutan.

“Yang patuh dan taat dengan aturan tentunya akan diberikan remisi Idul Fitri pada hari lebaran,” tandasnya. (him)

Click to comment

Most Popular

To Top