Mendekati Lebaran, Pedagang Mulai Obral Dagangan – Palopo Pos
Ekonomi

Mendekati Lebaran, Pedagang Mulai Obral Dagangan

PALOPO — Menjelang Idhul Fitri tahun ini, sejumlah pusat perbelanjaan mulai diserbu pengunjung. Tidak hanya pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional seperti di Pasar Pusat Niaga Palopo (PNP) juga mulai dipadati oleh pengunjung baik dalam maupun luar kota.
Dari pantauan Palopo Pos, Kamis, 7 Juni 2018 kemarin, para pedagang tampak terus mengobral dagangannya.

Beragam harga yang diawarkan seperti pakaian dengan harga Rp50 ribu, celana Rp100 ribu, sandal Rp80 ribu sepasang, tas Rp50 ribu dapat dua, jam tangan Rp35 ribu, mukenah Rp100 ribu, hingga seprai Rp50 ribu.

H Nurdin, salah satu pedagang pakaian kepada Palopo Pos saat ditemui mengatakan bahwa biasanya pengunjung memang semakin ramai saat sudah mendekati lebaran.

“Kalau bulan puasa apalagi mendekati lebaran begini pedagang pakaian, sandal, atau pedagang lainnya, diserbu, karenakan orang mau pakai pada saat lebaran,” ujarnya.

Nurdin mengaku, setiap tahunnya dia memang sering mengobralkan barang dagangannya pada saat bulan Ramadan, apalagi jika mendekati lebaran.

“Hari-hari biasa saja saya sering mengobralkan barang saya, apalagi jika menjelang lebaran seperti ini.

Orang-orang lebih senang membeli barang diskon atau obral karena harganya bisa dikatakan terjangkau dan ini setiap tahun saya lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung bernama Rina mengatakan bahwa dirinya senang berbelanja di PNP karena banyak barang-barang yang diobral. Serta kualitas barangnya pun tidak kalah dengan barang-barang bermerek yang ada di butik-butik maupun di mall.

“Saya senang belanja di pasar karena banyak yang obral dan bagus-bagus. Tidak kalah dengan barang-barang yang di jual di mall,” katanya saat memilih tas yang sedang di obral.

Terlihat suasana di PNP yang dipadati pengunjung yang datang berbelanja, sehingga sejumlah orang berdesak-desakan pada saat berjalan, serta macetnya jalan di sekitar Pusat Niaga Palopo. (cr2/udy)

Click to comment

Most Popular

To Top