Nota Anggota DPRD Sulsel Lebih ‘Sakti’ – Palopo Pos
Metro

Nota Anggota DPRD Sulsel Lebih ‘Sakti’

* Jelang PPDB Tingkat SMA/SMKN, Anggota DPRD Biasanya Banjir Nota

DI acara penyebarluasan produk hukum daerah yang disampaikan Anggota DPRD Sulsel, Irwan Hamid, Camat Wara Timur, Andi Baso Asnur, mengungkap kekurangan dan kelebihan pendidikan tingkat SMA/SMK yang diambil alih Pemprov Sulsel.

Kata camat, ia merasa lebih banyak merasakan kekurangan ketika jenjang pendidikan tingkat SMA/SMK kewenangannya diambil alih oleh dinas provinsi Sulsel. “Masyarakat ketika mau urus anaknya, harus ke provinsi.

Tidak lagi lewat daerah. Makanya, kami memandang perlu lebih bagus kayaknya kembali lagi ke daerah. Pertanyaan saya apa tidak bisa lagi dikembalikan lagi?” tanya Baso Asnur, di acara sosialisasi yang dirangkai bukber, Sabtu, di Lapangan Taman Bunga Pontap, Sabtu, lalu.
Ia berharap lewat kesempatan ini, Irwan Hamid yang memang sedang reses bisa memperjuangkannya. “Terima kasih,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Irwan Hamid mengatakan bahwa pengambil alihan pengelolaan SMA dan SMK ke provinsi adalah perintah UU. “Kami juga di provinsi memikirkan hal tersebut. Kayaknya lebih bagus dikembalikan saja ke daerah urusan ini,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Mustakim dalam tausiahnya sempat memberikan guyonannya soal ini. “Sejak ini diambil ke provinsi, nota sakti yang ditandatangani anggota DPRD dari orang tua sudah jarang lagi.

Saya bisa merasakan nota-nota itu ketika masih aktif di DPRD. Dulu, kita banjir banyak nota,” ujarnya dengan nada berkelakar.

Ia memang pernah menjabat anggota DPRD Palopo satu periode. Ia masih bersama Irwan Hamid sebelum naik kelas ke provinsi.

“Sekarang nota Pak Irwan yang berlaku, karena beliau bisa berhubungan langsung dengan provinsi. He..he..he,” ucapnya dan disambut tepuk tangan warga.

Hadir dalam acara penyebarluasan produk hukum daerah yang berlsngsung di lapangan Taman Bunga, Sabtu, Camat Wara Timur. Ia bersama Lurah Pontap Anjar Juni Lestari, tokoh agama, masyarakat, dan pemuda Pontap.

Untuk diketahui, masa pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online SMA/SMK sederajat, dibuka secara serentak untuk tahap pertama dimulai, 20 hingga 25 Juni 2018, dan dilanjutkan pendaftaran tahap kedua, 2 sampai 7 Juli 2018.

Seperti tahun lalu, PPDB online SMA tahun ajar 2018/2019 ini terbagi dua jalur pendaftaran. Pertama, jalur zona yang meliputi akademik, domisili, dan afirmasi. Kedua, jalur non-zona yang terdiri atas prestasi dan khusus.

Di SMAN 3 Palopo, jadwal PPDB jalur zona (20-25 Juni 2018) dan jalur prestasi (2-7 Juli 2018). SMAN 3 sendiri, akan menyiapkan kuota siswa baru sebanyak 420 siswa. Demikian Hairuddin SPd MPd, kepala SMAN 3 Palopo.

“Sistem pendaftarannya via internet, baik jalur domisili (zona, red) maupun jalur prestasi-khusus, sesuai jadwal yang telah diterbitkan,” terangnya.(ary)

Click to comment

Most Popular

To Top