2 Bulan, 2 DPO Belum Terdeteksi – Palopo Pos
Kriminal

2 Bulan, 2 DPO Belum Terdeteksi

*Kasus Mardi Tewas Dibusur

PALOPO — Pasca pembusuran yang menewaskan Mardi alias Upa (35), warga di Desa Seba-Seba, Kecamatan Walenrang Timur (Waltim), Kabupaten Luwu, situasi di Desa yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, sampai hari ini (kemarin, red) aman dan kondusif.

Begitupun dengan rumah pelaku utama yang tadinya dikosongkan, kini nenek pelaku beserta kerabatnya telah kembali mengisi rumah tersebut. Dari sembilan pelaku yang diduga melakukan pembusuran dan penganiayaan hingga korban tewas, enam diantaranya sudah diamankan.
Masih ada dua pelaku, salah satunya pelaku utama, hingga detik ini belum dibekuk.

Tercatat sudah berjalan dua bulan sejak ditetapkannya dua pelaku sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), tetapi polisi belum juga menangkap dua buronan itu. Polisi diminta secepatnya menangkap para pelaku untuk mengobati rasa sakit hati keluarga korban.

“Kita sudah serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Namun, kita pun berharap agar kiranya dua pelaku yang masih buron secepatnya dibekuk,” kata salah seorang kerabat korban, Faisal (41), warga Kelurahan Sumarambu, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo, Jumat, 6 Juli 2018.

Sebelumnya, Kapolsek Walenranmg, AKP Rafly SSos MH, mengatakan, tujuh pelaku diantaranya, Jaharuddin (40), Deni (40), Darius (39) dan empat pelaku asal Palopo yaitu Arikdal, Yayan, Uppi dan Zulkifli telah mendekam di sel Mapolres Palopo.
“Keluar daerah pun itu pelaku, tetap akan kita kejar,” tegas Rafly.

Sat Reskrim Polres Luwu masih melacak keberadaan dua orang burunan yang diduga tersangkut kasus kasus pembunuhan terhadap warga Dusun Wailempa Desa Seba-seba itu. Peristiwa pembunuhan dengan cara korban dibusur terjadi Kamis 10 Mei 2018 lalu, tepatanya di wilayah Walenrang Timur (Wartim) Kabupaten Luwu.

Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso juga pernah menegaskan dari 7 orang yang telah diringkus ada dua terduga yang masih buron. “Saya ingatkan yang buron sebaiknya menyerahkan diri, karena sampai kapan pun polisi tidak akan berhenti melakukan pencarian,” tegas Kapolres, kala itu.

Dalam waktu tidak terlalu lama Polres Luwu berhasil mengungkap dan mengamankan tujuh tersangka, empat orang diantaranya merupakan warga Kota Palopo.

“Jadi yang pasti, masih ada dua orang lagi diduga pelaku yang belum tertangkap. Identitasnya sudah diketahui, diharapkan mereka segera menyerahkan diri sebelum petugas bertindak tegas,” tandas Kapolres. (ded/him)

Click to comment

Most Popular

To Top