Serapan Anggaran Masih 35 Persen – Palopo Pos
Luwu

Serapan Anggaran Masih 35 Persen

BELOPA — Saat ini kegiatan pembangunan sudah berada di semester kedua tahun anggaran (TA) 2018, namun demikian realisasi pekerjaan fisik dan serapan anggaran daerah masih sangat minim dimana baru mencapai 35 persen.

Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher mengatakan, segenap jajaran ASN untuk lebih optimal melaksanakan tugasnya untuk mengejar target capaian pekerjaan fisik dan serapan anggaran APBD 2018, dimana dari hasil laporan hingga saat ini masih sekitar 35 persen.

“Sudah masuk semenster dua. Kita upayakan serapan anggaran bisa dioptimalkan dimana harus mencapai 50 persen. Untukitu pekerjaanfisik dimasing-masing OPD lingkup Pmekab Luwu bisa dioptimalkan,” ungkap Amru Saher, Senin 9 Juli 2018 kemarin.

Lanjutnya, baik tidaknya hasil evaluasi dari pemerintah pusat dan propinsi untuk daerah ini sangat tergantung kinerja ASN dilapangan. Untuk itu, seluruh ASN sebaiknya bekerja cepat sesuai Tupoksi masing-masing.

Terpisah, Kepala Bidang Anggaran, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Luwu, Kasmuddin SIP, M.Si, membenarkan jika serapan anggaran saat ini masih berkisar 35 persen dari total anggaran yang mencapai Rp1,3 trilyun.

“Memang benar, saat ini serapan anggaran untuk APBD tahun 2018 masih dalam kisaran 35 persen. Untuk itu, memang tidak ada alasan buat kita untuk tidak bekerja cepat memenuhi target. Sebab jika hal ini tidak kita genjot juga akan berimplikasi terhadap lalu lintas keuangan di daerah,” kata Kasmuddin.

Namun demikian, lanjut Kasmuddin, pihaknya optimis dalam beberapa pekan ini serapan anggaran bisa dioptimalkan, mengingat beberapa pekerjaan fisik dari beberapa OPD sudah memasuki masa tender untuk kemdudian siap untuk dikerjakan.

Anggaran pada dinas PI sebesar Rp39 miliar lebih untuk pengerjaan pengaspalan dan jembatan yang sedang proses tender. Juga beberapa anggaran yang siap terserap seperti sertifikasi guru yang mencapai Rp20 miliar lebih per triwulan, termasuk dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), dimana dana BOS ini meskipun kewenangan Provinsi Sulsel namun pelaporannya masuk dalam anggaran kita. Pula pekerjaan IKM pada Dinas Perindustrian siap untuk dilaksanakan yang mencapai Rp24 miliar lebih. (and/him)

Click to comment

Most Popular

To Top