Dinas Pariwisata Butuh Anggaran Besar – Palopo Pos
Metro

Dinas Pariwisata Butuh Anggaran Besar

* Mengukur Kinerja Perangkat Daerah di 2018

DINAS Pariwisata Kota Palopo di Tahun Anggaran 2018 ini menggenjot peningkatan kunjungan wisatawan di Kota Palopo. Hal itu seiring dengan permintaan anggaran yang cukup besar. Imbasnya peningkatan penerimaan PAD.

Hanya saja, belanja langsung sebesar Rp1,63 miliar dari anggaran tahun 2018 yang diplot sebesar Rp4, 26 miliar dinilai belum cukup.

“Kita hanya berusaha memaksimalkan anggaran yang ada,” sebut Kadis Pariwisata Kota Palopo, Andi Enceng, kepada Palopo Pos, di ruang kerjanya, Selasa 10 Juli 2018.

Namun dengan anggaran yang ada dinas pariwisata mengklaim terjadi peningkatan kunjungan wisatawan baik nasional maupun mancangera di Kota Palopo. “Dari tahun ke tahun usaha kepariwisataan terus meningkat, tentu PAD juga meningkat,” katanya.

Mantan Sekretaris Dinas Kebersihan Kota Palopo ini mengungkapkan dari usaha kepariwisataan seperti perhotelan cafe, salon, dan sebagainya itu meningkat sampai 700 persen. “Usaha kepariwisataan inilah yang menopang peningkatan penerimaan PAD di Kota Palopo,” jelasnya.

Target tahun ini, Dinas Pariwisata menginginkan kunjungan yang lebih besar lagi. “Namun harus didukung dengan anggaran yang memadai,” sebutnya. Apalagi, PAD dari retribusi parkir objek wisata juga cukup besar. Khsusus untuk PAD dari retribusi parkir pihaknya sudah capai 33 persen dari target sebesar Rp150 juta.

“Kita mau lakukan promosi wisata yang lebih bagus. Selain itu rehabilitasi objek wisata yang sudah ada,” katanya. Tentu hal itu membutuhkan anggaran yang besar.

Di tahun ini beberapa infrastruktur kepariwisataan sudah terbangun seolah menjadi objek wisata baru dan menarik untuk dikunjungi, karena salah satu faktor penunjang meningkatnya jumlah wisatawan.

Khusus di tahun 2018 ini terdapat 10 program yang akan dilaksanakan. Seperti program pengembangan dan pemasaran pariwisata, program pengembangan ekonomi kreatif, pengembangan destinasi wisata, program pengembangan sistem pendukung UMKM. Untuk anggaran tahun 2018 ini juga sudah terealisasi 45 persen. (ald/ary)

Click to comment

Most Popular

To Top