Andi Arwien Datangkan Banyak Bantuan Pertanian – Palopo Pos
Metro

Andi Arwien Datangkan Banyak Bantuan Pertanian

* Buka Tudang Sipulung Bersama 1.000 Kelompok Tani

PALOPO— Keberadaan Penjabat (Pj) Walikota Andi Arwien Aziz di Kota Palopo tak sekadar mengisi kekosongan jabatan Walikota yang sedang lowong. Namun lebih dari itu, Kepala DPKAD Provinsi Sulsel ini juga banyak mendatangkan bantuan pertanian dari Pemprov Sulsel.

Bantuan tersebut berupa traktor roda dua sebanyak 16 unit, traktor roda empat 3 unit, rice transplanter/alat tanam padi 8 unit, pompa air 42 unit, combine harvest/alat panen besar 3 unit, cultivator 10 unit, hand sprayer 23 unit, benih jagung, 342 hektar atau setara 5.130 kg, serta benih cabe dan sayuran untuk pekarangan/perkotaan. Bantuan tersebut merupakan berasal dari APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2018.

”Selain bantuan tersebut, masih akan ada lagi bantuan pertanian untuk masyarakat Kota Palopo dari Pemprov Sulsel. Insya Allah, tahun ini juga sudah bisa disalurkan,” jelas Penjabat Walikota Palopo, Andi Arwien Aziz dalam sambutannya saat membuka “Tudang Sipulung Bersama Kelompok Tani se Kota Palopo di Gedung Kesenian, Rabu, 11 Juli 2018 kemarin.

Acara ini dihadiri sekira 1.000 kelompok tani, penyuluh pertanian, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Kav Cecep Tendi Sutandi, Kepala BPS Palopo Ruben SE, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Palopo, Ketua KTNA, dan undangan lainnya. Usai sambutan, Pj Walikota menyerahkan secara simbolis bantuan pertanian kepada kelompok tani.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (DPPP) Palopo, Harisman SP melaporkan, tudang sipulung atau rembug tani merupakan kegiatan pemberdayaan petani melalui pertemuan yang difasilitasi oleh Pemkot Palopo melalui DPPP sehingga dapat menunjang keberhasilan petani dalam menjalankan usaha taninya.

Tujuannya merencanakan kegiatan usaha tani, menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan tanam, panen, pemilihan varietas, pengendalian hama dan penyakit, ketersediaan pupuk, alsinta dan lainnya.

Selama tiga tahun berturut-turut, Palopo mencapai swasembada pangan dimana mampu meningkatkan produksi padi diatas lima persen. Sesuai data, produksi padi Kota Palopo dengan luas lahan 270 hektar sawah, mampu menghasilkan 39.559 ton gabah dalam satu musim tanam.

Itu tak lepas dari bantuan pertanian dari pemerintah pusat, Pemprov, dan Pemkot kepada petani sejak tahun 2013 hingga 2018 yang terdiri traktor roda dua sebanyak 115 unit, traktor roda empat 10 unit, rice transplanter 34 unit, pompa air 81 unit, combine harvest besar 15 unit, combine harvest sedang 14 unit, combine harvest kecil 10 unit, cultivator 43 unit, hand sprayer 80 unit, corn sheller 12 unit, power threaser 4 unit, embung 7 unit, dan jaringan irigasi 63 unit. (ikh)

Click to comment

Most Popular

To Top